Polisi tengah menyelidiki kasus perampokan yang disertai pembunuhan terhadap seorang lansia bernama Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) di Kota Pekanbaru, Riau. Hasil penyelidikan sementara mengungkapkan bahwa peristiwa tragis ini diduga kuat didalangi oleh menantu korban sendiri.
Menantu Diduga Otaki Pembunuhan
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, menyatakan bahwa penyidik telah mengarah pada satu orang yang patut diduga sebagai pelaku utama. "Dari hasil pendalaman dan analisis CCTV, penyidik sudah mengarah pada satu orang yang patut diduga sebagai pelaku. Namun kami masih membutuhkan alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka," ujarnya saat dihubungi pada Sabtu (2/5/2026).
Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kedua pada Jumat (1/5) untuk mengurai kronologi kematian korban. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa setidaknya empat orang saksi dan mendalami rekaman CCTV yang terpasang di rumah korban sejak 9 April 2026. Rekaman tersebut menjadi kunci penting setelah sebelumnya terjadi dugaan percobaan pembobolan kamar pada 8 April.
Pelaku Berinisial AF
Terduga pelaku diketahui memiliki hubungan keluarga dengan korban, yakni seorang perempuan berinisial AF. "AF menantu korban dari anak pertama atas nama Arnold Meha," ungkap Pandra. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap AF yang diduga menjadi otak di balik peristiwa ini.
Selain AF, rekaman CCTV juga memperlihatkan seorang pria yang diduga melakukan kekerasan terhadap korban menggunakan balok kayu. Identitas pria tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Detik-detik Pembunuhan Terekam CCTV
Rekaman CCTV berhasil menangkap momen mengerikan saat pembunuhan terjadi. Dalam video tersebut, terlihat sebuah mobil hitam parkir di depan rumah korban. Seorang perempuan berkaus hitam masuk ke dalam rumah, diikuti oleh wanita berjaket hoodie, lalu disusul dua orang pria.
Tidak lama kemudian, korban keluar dari kamar dan membuka pintu untuk menyambut wanita berkaus hitam. Setelah bersalaman, korban duduk di kursi dan mereka tampak berbincang-bincang. Namun, situasi berubah ketika seorang pelaku pria yang memakai kaus abu-abu dan bermasker tiba-tiba menghantam kepala korban dengan balok kayu yang dibawanya.
Korban dihantam berkali-kali hingga terkulai lemas. Para pelaku sempat melihat ke arah kamera CCTV sebelum pria tersebut merusak perangkat pengawas itu.
Barang Berharga Raib
Pandra menambahkan bahwa sejumlah barang milik korban raib dibawa kabur para pelaku. Barang-barang tersebut meliputi perhiasan hingga uang dalam pecahan asing. Polisi terus berupaya mengungkap kasus ini dan menangkap semua pelaku yang terlibat.



