11 Sumur Minyak Ilegal di Musi Banyuasin Terbakar, Polisi Kejar Pemilik Termasuk Rio Roma Dhoni
Sebanyak 11 sumur minyak ilegal dilaporkan terbakar di wilayah PT Hindoli, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Insiden ini memicu respons cepat dari kepolisian, dengan Polda Sumsel saat ini masih memburu para pemilik sumur tersebut, termasuk individu yang dikenal sebagai Rio Roma Dhoni.
Penyelidikan Intensif Dilakukan oleh Gabungan Aparat
Menurut informasi yang dihimpun, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumsel, Kompol Putu Suryawan, mengonfirmasi bahwa anggota gabungan dari Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, Polres Muba, dan Polsek Keluang tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait kebakaran ini. Polisi telah mengantongi identitas beberapa pemilik sumur, yang diinisialkan sebagai M, R, K, dan I, serta menargetkan Rio Roma Dhoni sebagai salah satu pihak yang dicari.
"Anggota Ditreskrimsus Polda Sumsel bergabung dengan Polres Muba saat ini masih memburu pelaku atau pemilik sumur yang terbakar, dan olah TKP masih dilakukan saat ini," jelas Kompol Putu Suryawan pada Jumat (3/4/2026).
Kronologi Kebakaran dan Kerugian Material
Diketahui, sumur minyak yang diduga ilegal di kawasan PT Hindoli tersebut pertama kali meledak pada Selasa (31/3/2026) malam, kemudian terbakar kembali. Saat ini, polisi masih menyisir dan mendata lokasi kejadian secara menyeluruh. Selain 11 sumur minyak yang hangus terbakar, insiden ini juga menyebabkan kerusakan pada 8 unit mobil pikap, 1 unit truk, serta beberapa sepeda motor yang ikut dilalap api.
"Anggota masih melakukan penyisiran terhadap lokasi-lokasi lainnya yang diindikasikan terdapat sumur ilegal," tambah Kompol Putu Suryawan, menekankan upaya pencegahan lebih lanjut.
Dampak dan Langkah Hukum yang Ditempuh
Kebakaran ini menyoroti praktik penambangan minyak ilegal yang masih marak di daerah tersebut, menimbulkan risiko keselamatan dan kerugian ekonomi. Polda Sumsel berkomitmen untuk menindak tegas pelaku, dengan penyelidikan difokuskan pada identifikasi pemilik dan jaringan di balik operasi ilegal ini. Masyarakat diimbau untuk melaporkan aktivitas mencurigakan guna mendukung upaya penegakan hukum.
Insiden serupa sebelumnya, seperti kebakaran di SPBE Cimuning yang menyebabkan 17 orang terluka, mengingatkan akan pentingnya pengawasan ketat terhadap fasilitas yang berpotensi berbahaya. Polisi akan terus memperbarui perkembangan kasus ini seiring berjalannya penyelidikan.



