Sebuah video yang merekam aksi balap motor liar di Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat rombongan pemotor memenuhi ruas jalan dan bersiap memulai balapan. Mereka juga menutup ruas jalan sehingga mobil yang akan melintas terpaksa berhenti.
Kemarahan Pengemudi Mobil
Aksi tersebut membuat pengemudi Mitsubishi Xpander geram. Setelah berhasil melintas, pengemudi itu langsung mengejar rombongan pemotor dan mengadang mereka untuk memberikan teguran. Video ini kemudian menyebar luas dan menuai kecaman dari warganet.
Respons Polisi
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, saat dikonfirmasi pada Senin (29/6) mengatakan pihaknya sudah menelusuri informasi tersebut. "Pastinya akan ditindaklanjuti," ujar Komarudin. Ia menegaskan bahwa pelaku balap liar akan ditindak tegas.
Selain itu, Komarudin menyebut pihaknya akan mengevaluasi penggunaan JLNT Antasari pada malam hari. Salah satu opsi yang dibahas adalah penerapan sistem buka tutup jalan untuk mencegah kejadian serupa. "Dievaluasi. Sesuai kebutuhan dan arus pengguna jalan," kata dia.
Imbauan ke Masyarakat
Komarudin juga meminta masyarakat untuk segera melapor ke kepolisian jika menemukan aksi balap liar di JLNT Antasari. "Apabila menemukan hal-hal tersebut, masyarakat bisa gunakan layanan 110 untuk lapor agar segera ditindaklanjuti," ujarnya.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena aksi balap liar tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lain. Polisi berkomitmen untuk menindak tegas pelaku dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.



