Brimob Polri Tembus 10 Besar Dunia di Kejuaraan Indoor Skydiving di Prancis
Tim Korps Brimob Polri telah menorehkan sejarah dengan prestasi luar biasa di ajang 4th FAI European Indoor Skydiving Championships dan 6th FAI World Cup of Indoor Formation Skydiving yang diselenggarakan di Lesquin, Prancis. Dalam kompetisi bergengsi ini, tim Indonesia berhasil menembus 10 besar dunia, mengalahkan banyak pesaing dari berbagai negara.
Prestasi Gemilang di Berbagai Nomor
Kejuaraan ini diikuti oleh 24 negara dengan total 26 tim yang bersaing ketat. Tim Korps Brimob Polri menunjukkan performa mengesankan dengan finis di posisi ke-7 dunia pada nomor 4 way FS (4-formation skydive) putra. Selain itu, di nomor vertical formation skydiving (VFS) putra, Indonesia berhasil nangkring di peringkat ke-9. Sementara itu, tim putri juga tidak kalah hebat, finis di posisi ke-11 dunia pada nomor 4 Way FS Female.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia semakin serius dan kompetitif dalam cabang olahraga skydiving di kancah internasional. Meskipun belum berhasil naik podium, langkah ini dianggap sebagai kemajuan signifikan untuk perkembangan olahraga ekstrem ini di tanah air.
Persiapan Ketat dan Komitmen Tinggi
Di bawah komando Irjen Almas Widodo Kolopaking, sebanyak 21 personel Brimob Polri diterjunkan setelah melalui proses seleksi yang ketat dan latihan intensif. Almas menegaskan bahwa prestasi ini menunjukkan Indonesia mampu bersaing di level dunia. "Kita tunjukkan Indonesia bisa bersaing di level dunia. Bahkan, negara lain kaget dengan pencapaian Indonesia yang selama ini jarang terdengar dalam dunia terjun payung," ujarnya dalam keterangan resmi.
Salah satu sorotan dalam tim adalah kehadiran Brigadir Nurfauziah, yang merupakan jumpmaster tandem perempuan pertama di Indonesia. Keikutsertaannya tidak hanya memperkuat tim, tetapi juga menjadi simbol inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk bersinar di olahraga ekstrem.
Dukungan dan Kebanggaan Institusi
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan bahwa ada tiga personel Polda Metro Jaya yang dipercaya memperkuat kontingen Indonesia dalam ajang tersebut. Mereka adalah Kompol Sang Ngurah Wiratama, Bripda Siti Andriani, dan Bripda Imelya Cahya Pramadita.
Budi menyatakan bahwa keikutsertaan personel Polda Metro Jaya di ajang internasional ini menjadi kebanggaan besar bagi institusi. "Hari ini kami menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada personel Polda Metro Jaya yang dipercaya mewakili Indonesia. Ini menunjukkan bahwa anggota Polri memiliki kapasitas, dedikasi, dan semangat berprestasi hingga level internasional, tidak hanya dalam tugas kepolisian tetapi juga di bidang olahraga," katanya.
Modal pengalaman yang didapat dari kompetisi dunia ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga untuk tampil lebih gemilang di ajang-ajang berikutnya, sekaligus mendorong perkembangan olahraga skydiving di Indonesia.



