Unhas Perkuat Pengawasan untuk Mencegah Praktik Perjokian di UTBK SNBT 2026
Universitas Hasanuddin (Unhas) secara resmi telah mengumumkan penerapan sejumlah strategi inovatif dan ketat guna mencegah praktik perjokian dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tantangan integritas dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru di tingkat nasional.
Jadwal dan Mekanisme Pelaksanaan Ujian
Pelaksanaan UTBK SNBT 2026 telah dijadwalkan akan berlangsung pada periode 21 hingga 30 April 2026. Ujian ini akan diselenggarakan di berbagai lokasi ujian yang telah ditentukan oleh panitia nasional, dengan pengawasan yang diperketat untuk memastikan keadilan dan transparansi.
Perubahan Signifikan dalam Sistem Ujian
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof drg Muhammad Ruslin, mengungkapkan bahwa terdapat perubahan signifikan dalam mekanisme pelaksanaan ujian tahun ini. Perubahan utama terletak pada sistem pengumuman lokasi ujian, yang baru akan disampaikan kepada peserta pada H-3 sebelum pelaksanaan ujian.
"Kebijakan ini dirancang untuk meminimalisir potensi kebocoran informasi dan manipulasi yang dapat merugikan peserta lain," jelas Prof Ruslin, seperti dikutip dari Antara pada Selasa (21/4/2026).
Implikasi dan Tujuan Strategi Baru
Dengan menerapkan strategi baru ini, Unhas berharap dapat:
- Meningkatkan integritas proses seleksi nasional.
- Memastikan kesetaraan peluang bagi semua peserta ujian.
- Mengurangi risiko praktik kecurangan seperti perjokian atau penyuapan.
Langkah-langkah pengawasan tambahan juga akan diimplementasikan, termasuk pemantauan ketat di lokasi ujian dan kolaborasi dengan pihak berwenang untuk menindak pelanggaran.
Penerapan strategi baru ini diharapkan tidak hanya berlaku untuk UTBK SNBT 2026, tetapi juga menjadi model bagi penyelenggaraan ujian serupa di masa depan, demi menciptakan lingkungan akademik yang lebih adil dan berkualitas.



