Universitas Indonesia (UI) secara resmi menyatakan tetap menggunakan istilah "teknik" untuk program-program studi di bawah Fakultas Teknik. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap wacana penggantian istilah "teknik" menjadi "rekayasa" yang sempat mencuat di kalangan akademisi.
Alasan UI Bertahan dengan Istilah Teknik
Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Ani, M.Eng., menjelaskan bahwa istilah "teknik" telah mendarah daging dan diakui secara luas di Indonesia. "Kami berkomitmen untuk mempertahankan istilah 'teknik' karena sudah menjadi identitas kuat UI dan selaras dengan kurikulum internasional," ujarnya dalam konferensi pers di kampus UI Depok, Senin (18/5/2026).
Menurut Prof. Ani, perubahan istilah justru akan membingungkan calon mahasiswa dan pemangku kepentingan. "Rekayasa memang digunakan di beberapa negara, tetapi di Indonesia, teknik sudah menjadi standar. Kami tidak ingin mengorbankan pengakuan yang sudah ada," tambahnya.
Respons dari Fakultas Teknik UI
Dekan Fakultas Teknik UI, Dr. Ir. Budi, S.T., M.T., juga mendukung penuh keputusan ini. Ia menegaskan bahwa istilah "teknik" tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga nilai-nilai etika dan inovasi yang diajarkan di UI. "Kami telah melakukan kajian mendalam bersama para dosen dan mahasiswa. Hasilnya, mayoritas memilih tetap menggunakan teknik," jelasnya.
Fakultas Teknik UI sendiri memiliki berbagai program studi unggulan, antara lain:
- Teknik Sipil
- Teknik Mesin
- Teknik Elektro
- Teknik Kimia
- Teknik Industri
Program-program tersebut terus berkembang dengan mengadopsi teknologi terkini tanpa mengubah nomenklatur.
Wacana Penggantian Istilah
Sebelumnya, sebagian pihak mengusulkan penggunaan kata "rekayasa" sebagai terjemahan dari "engineering" yang dianggap lebih modern. Namun, UI menilai bahwa istilah "teknik" sudah cukup mewakili dan tidak perlu diubah. "Kami menghargai usulan tersebut, tetapi kami yakin dengan pilihan kami," kata Prof. Ani.
Keputusan UI ini diharapkan menjadi acuan bagi perguruan tinggi lain di Indonesia. Dengan tetap menggunakan "teknik", UI ingin memperkuat standar pendidikan teknik nasional.



