Presiden Resmikan 1.061 KDKMP, Menkop Soroti Penguatan Ekonomi Rakyat
Presiden Resmikan 1.061 KDKMP, Menkop Soroti Ekonomi Rakyat

Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Peresmian ini berlangsung secara simbolis di KDKMP Nglawak, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur, dan dinobatkan sebagai tonggak bersejarah dalam pembangunan ekonomi berbasis desa.

Prabowo: KDKMP Milestone Sejarah Indonesia

Prabowo menegaskan bahwa KDKMP merupakan milestone bagi sejarah Indonesia karena mampu membangun ekosistem koperasi dalam jumlah besar dalam waktu relatif singkat. Ia optimistis melalui KDKMP, Indonesia tidak lagi dipandang sebagai bangsa lemah, melainkan bangsa kuat dan besar berkat peran masyarakat desa melalui gerakan koperasi.

"Saya kira kalau dicari di negara-negara lain apalagi di sejarah bangsa kita, suatu pemerintahan yang bisa meresmikan operasionalisasi 1.000 lebih koperasi secara fisik itu belum ada. Sehingga saya kira hari ini adalah hari yang cukup penting," kata Prabowo dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pembangunan fisik koperasi dimulai pada November 2025, dan dalam tujuh bulan berhasil dioperasionalkan lebih dari seribu unit. Prabowo memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Menteri, Kepala Badan, dan Lembaga di Kabinet Merah Putih.

KDKMP Jadi Fondasi Ekonomi Desa

Menurut Prabowo, KDKMP akan menjadi fondasi utama dalam strategi pemerintah membangun ekonomi desa atau kelurahan. Program ini akan digabungkan dengan inisiatif lain seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kampung Desa Nelayan Merah Putih (KNMP).

"Program MBG kalau ditopang dengan KDKMP dan nanti akan ditopang dengan Kampung Nelayan Merah Putih dan ujungnya adalah hilirisasi dan industrialisasi. Melalui KDKMP nanti akan kita sediakan kredit murah untuk rakyat," ucap Prabowo.

Prabowo menekankan sinergi antar program lintas Kementerian dan Lembaga perlu diperkuat, khususnya KDKMP, karena akan menjadi program kebanggaan nasional yang mengubah arah ekonomi Indonesia sesuai amanat konstitusi.

Menkop: Peresmian Tonggak Penting Ekosistem KDKMP

Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono bersyukur peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP berjalan lancar. Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ekosistem KDKMP yang selanjutnya akan diresmikan ribuan unit di wilayah lain.

"Nanti di bulan Agustus (2026), meskipun Bapak Presiden tadi menyampaikan akan diresmikan lagi 20.000 KDKMP, tapi kami akan berusaha maksimal untuk lebih dari yang ditargetkan oleh Bapak Presiden," kata Ferry.

Dengan beroperasinya KDKMP, Ferry menegaskan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa/kelurahan akan terwujud. Kehadiran KDKMP menjadi bukti nyata pembangunan ekonomi rakyat berbasis koperasi.

"Ini awal permulaan dari KDKMP yang saat ini sudah selesai 100 persen pembangunannya hampir 9.200 unit, namun atas arahan Pak Presiden diresmikan untuk tahap pertama 1.061 unit," kata Ferry.

KDKMP sebagai Offtaker Produk Masyarakat

Ferry menegaskan bahwa KDKMP yang sudah beroperasi akan menjadi offtaker berbagai produk masyarakat desa, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan, kerajinan, kuliner, dan lain sebagainya. Selain itu, KDKMP juga berperan dalam penyaluran sembako dan barang bersubsidi.

"Mohon doa dan dukungannya, mudah-mudahan keberadaan KDKMP ini betul-betul bisa dirasakan manfaatnya untuk anggota dan juga untuk masyarakat," ulas Ferry.

Kendala Lahan dan Solusi Vertikal

Terkait kendala pembangunan KDKMP di daerah dengan luas lahan kurang dari 1.000 meter persegi, Ferry menyatakan sedang melakukan kajian agar konsep pembangunan gerai, gudang, atau sarana kelengkapan lainnya didesain secara vertikal.

"Kami sedang mempertimbangkan untuk memberikan pekerjaan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara untuk lokasi tanah yang kurang dari seribu meter, khususnya untuk kelurahan maupun daerah-daerah di pedesaan yang lahannya sedikit," kata Ferry.

Optimisme Target 30.000 Unit Tercapai

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menyatakan optimistis target 30.000 unit KDKMP untuk diresmikan pada tahap berikutnya dapat tercapai.

"Untuk KDKMP susulan, kami sangat optimis dan kami yakin bahwa berkat dukungan seluruh Lembaga Kementerian dan Lembaga Negara itu akan mempermudah mewujudkan apa yang sudah kita rencanakan bersama," kata Joao.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menambahkan, secara umum pembangunan aset fisik KDKMP di Jawa tidak ada kendala berarti. Namun, untuk daerah terpencil seperti Papua memerlukan tindakan ekstra karena keterbatasan sumber daya dan lokasi yang sulit dijangkau transportasi darat.