KOMPAS.com - Sejumlah unggahan di media sosial kembali menghadirkan narasi yang menyatakan adanya pembagian token listrik gratis senilai Rp 250.000. Narasi ini mulai beredar pada akhir April 2026 dan mengklaim bahwa token gratis tersebut berlaku selama bulan April dan Mei 2026.
Modus Penipuan Mengatasnamakan PLN
Dalam unggahan tersebut, masyarakat yang tertarik diminta untuk menghubungi nomor WhatsApp yang disertakan. Nomor tersebut mengatasnamakan PT PLN Persero, seolah-olah program ini resmi dari perusahaan listrik negara. Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, narasi ini dipastikan sebagai kabar bohong atau hoaks.
Fakta di Balik Narasi
Pihak PLN telah mengonfirmasi bahwa tidak ada program pembagian token listrik gratis senilai Rp 250.000 seperti yang disebutkan. Narasi ini terindikasi sebagai modus penipuan yang bertujuan untuk mengelabui masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dan tidak menghubungi nomor yang tidak resmi.
PLN selalu mengumumkan program resmi melalui kanal komunikasi resmi mereka, seperti website dan media sosial terverifikasi. Jika ada informasi mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwenang.



