Jakarta - Seorang ibu yang tengah membonceng anaknya yang masih balita menjadi korban pelemparan bom molotov di Koja, Jakarta Utara. Peristiwa yang terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial itu ternyata merupakan aksi salah sasaran.
Kronologi Kejadian
Dalam rekaman CCTV, terlihat korban mengendarai sepeda motor dengan membonceng anaknya yang masih balita melintas di gang sempit di Jalan Mandiri II, Koja. Di pinggir gang, empat pria tampak duduk-duduk mengobrol. Beberapa saat setelah korban lewat, tiba-tiba sebuah bom molotov dilemparkan ke arah mereka. Korban panik dan berteriak histeris, lalu terjatuh setelah menabrak pintu. Warga sekitar segera mengejar pelaku, bahkan ada yang mengambil senjata tajam, sementara yang lain menolong korban dengan menyiramkan air untuk memadamkan api.
Korban Salah Sasaran
Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto menjelaskan bahwa korban hanya kebetulan melintas di lokasi dan tidak mengetahui alasan pelemparan. "Bukan melempar ibu-ibu, ibu itu tidak sengaja lewat," ujarnya kepada wartawan, Selasa (23/6/2026). Lemparan molotov jatuh di jalan dan terbakar, membuat korban kaget hingga terjatuh. Beruntung, korban dan anaknya tidak mengalami luka fisik, hanya syok.
Pelaku Diduga Empat Orang
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan bahwa dari rekaman CCTV, pelaku diduga berjumlah sekitar empat orang. Polisi telah mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV dan pecahan botol molotov. "Saat ini perkara masih dalam proses penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku, termasuk mendalami motif kejadian," katanya.
Target Sebenarnya
Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa pelaku utama berinisial M. Pelaku M diketahui memiliki mantan istri berinisial R. Pelaku M tidak terima R memiliki kekasih baru berinisial U, meskipun polisi menyebut pelaku M juga sudah memiliki kekasih baru. Pelaku M menyasar keluarga U, salah satunya K, paman dari U, yang menjadi target pelemparan molotov. "Cuma pelaku M itu cemburu sama R sama U. Cemburunya lucu, nyasar ke keluarganya U. Kan di video itu ada orang yang duduk megang HP kan, nah itu pamannya U, inisial K," kata Andry.
Pelaku M berniat melempar bom molotov ke K yang sedang bermain HP di depan rumah pada Senin (22/6) sekitar pukul 09.00 WIB. K, yang dalam rekaman memakai kaus biru, berhasil menghindar saat molotov meledak di dekatnya.
Kondisi Korban dan Penyelidikan
Kompol Andry memastikan kondisi korban baik-baik saja. "Kondisi korban nggak kenapa-kenapa aman saja sejak kejadian. Beliau hanya kaget saja dan motor jatuh dan tidak luka apa pun," ujarnya. Korban telah diarahkan untuk membuat laporan polisi. Sementara itu, pelaku belum ditangkap dan masih dalam proses pengejaran oleh tim gabungan.



