KOMPAS.com - Sebuah video yang beredar luas di media sosial pada pertengahan Juni 2026 mengklaim bahwa mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD membagikan dana bantuan modal usaha sebesar Rp 100 juta. Narasi ini menarik perhatian banyak pengguna internet dan dengan cepat menyebar setelah diunggah oleh sejumlah akun.
Hasil Penelusuran Tim Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelusuran mendalam terhadap video tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa video tersebut bukanlah rekaman asli, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Konten ini sengaja dibuat untuk meniru penampilan dan suara Mahfud MD guna mengelabui publik.
Modus Penipuan yang Terindikasi
Lebih lanjut, video tersebut terindikasi kuat sebagai bagian dari modus penipuan. Pelaku biasanya akan meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang sebagai biaya administrasi atau pajak sebelum mendapatkan dana bantuan. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan tawaran serupa dan selalu memverifikasi informasi dari sumber resmi.
Konten serupa seringkali beredar dengan mengatasnamakan tokoh publik untuk menarik korban. Oleh karena itu, penting untuk selalu waspada dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.



