Gubernur Jateng Tinjau Langsung Banjir Solo Raya, Salurkan Bantuan Rp81,8 Juta
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengambil langkah cepat dalam menanggapi bencana banjir yang melanda wilayah Solo Raya. Gubernur Ahmad Luthfi secara langsung meninjau lokasi terdampak di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, pada Rabu (15/4/2026).
Peninjauan dan Koordinasi di Lokasi
Dalam kunjungannya, Luthfi didampingi oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto dan Wakil Bupati Ade Eliana. Rombongan berjalan kaki menyusuri pematang untuk mencapai pemukiman warga yang terendam air. Gubernur berdialog dengan masyarakat setempat dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait penanganan jangka pendek.
"Tetap semangat nggih. Ini saya sama Pak Bupati dan Wakil Bupati. Kita tinjau bareng-bareng. Semoga genangan airnya segera surut," ujar Luthfi dalam keterangan tertulis.
Rencana Penanganan Jangka Panjang
Luthfi menjelaskan bahwa untuk penanganan jangka panjang, pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Langkah sementara yang diupayakan adalah pemasangan parabag sepanjang 200 meter di sepanjang daerah aliran sungai.
"Kalau bicara kewenangan, ini adalah wewenang BBWS, tetapi saya sudah koordinasi dengan Bupati. Kita bisa mengajukan untuk parabah (trapbag) sepanjang 200 meter. Untuk air sudah mulai surut," tambahnya.
Bantuan Darurat untuk Korban
Bersamaan dengan peninjauan, Pemprov Jateng menyalurkan bantuan darurat ke Kota Surakarta dan wilayah terdampak lainnya. Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar korban selama masa penanganan bencana.
Bantuan yang disalurkan meliputi:
- Makanan siap saji: 100 paket (Rp7.603.500)
- Lauk pauk siap saji: 100 paket (Rp3.979.300)
- Tenda keluarga: 3 unit (Rp18.301.680)
- Kasur: 30 lembar (Rp12.121.200)
- Tenda gulung: 30 lembar (Rp7.009.650)
- Selimut: 50 lembar (Rp4.884.950)
- Family kit: 40 paket (Rp16.632.240)
- Kids ware: 24 paket (Rp11.304.000)
Total nilai bantuan mencapai Rp81.836.520. Imam Maskur menegaskan, "Kami pastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat terdampak. Semua kebutuhan darurat tercukupi."
Dukungan Penuh dari Dinas Terkait
Gubernur Luthfi juga menegaskan bahwa berbagai dinas terkait dari Pemprov Jateng telah diterjunkan ke lokasi bencana. Mulai dari Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Dinas kita sudah berjalan, masih terus didata," ungkapnya. Pemprov Jateng berkomitmen untuk terus memantau kondisi di lapangan dan siap menambah bantuan apabila diperlukan, seiring upaya pemulihan bagi warga terdampak banjir di Surakarta dan sekitarnya.



