Misbakhun Ungkap Peran Danantara Turunkan Potongan Aplikator Ojol
Misbakhun: Danantara Turunkan Potongan Aplikator Ojol

Ketua Komisi XI DPR sekaligus Ketua Umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Mukhamad Misbakhun, mengungkap peran pemerintah dalam menurunkan potongan aplikator ojek online (ojol). Misbakhun menyebut ada peran BPI Danantara yang menurutnya mempunyai saham di Gojek.

Langkah Strategis Danantara

"Salah satu yang dilakukan oleh pemerintah yaitu ketika Danantara ikut menjadi bagian yang mengambil alih sahamnya Gojek," ujar Misbakhun kepada wartawan di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (4/5/2026).

Misbakhun menyebut langkah Danantara tersebut sebagai langkah yang bisa menjamin pengemudi lebih besar. "Langkah strategis korporasi tersebut untuk memberikan jaminan share yang lebih besar kepada pengemudi, bahwa jasa-jasa mereka, keringat mereka dihargai lebih banyak yang sebelumnya sekitar 80% menjadi 92%," katanya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Investasi Bernilai Ekonomi

Misbakhun menyebut langkah tersebut sebagai langkah strategis Danantara. Menurutnya, hal itu membuktikan Danantara punya ruang untuk melakukan investasi di sektor yang dapat memberikan nilai ekonomi untuk Danantara dan masyarakat luas.

"Tentunya ini adalah langkah yang strategis, aksi korporasi yang strategis karena memang Danantara mempunyai ruang untuk melakukan investasi di sektor-sektor yang dianggap bisa memberikan nilai keekonomian kepada Danantara, tentunya juga kepada masyarakat secara luas," katanya.

Pembelian Saham oleh Danantara

Sebagai informasi, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut Danantara telah membeli sebagian saham perusahaan aplikator ojol. Melalui pembelian sebagian saham aplikator ojol ini, sistem hingga kebijakan aplikator akan disesuaikan secara perlahan dan pasti.

Dengan begitu pemerintah dapat menurunkan potongan komisi kepada pengendara ojol dari 10-20% menjadi 8%. Hal ini sejalan dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto yang meminta aplikator memangkas pungutan aplikasi atas setiap tarif perjalanan ojol.

"Paling pertama adalah kemudian menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator. Tadinya 20% atau 10% ini sehingga aplikator hanya akan mengambil 8% dari yang dikumpulkan," kata Dasco saat menerima audiensi aliansi serikat buruh di kompleks parlemen, dikutip dari Antara, Jumat (1/5).

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pengemudi ojol dan memberikan kepastian pendapatan yang lebih baik. Dengan adanya Danantara sebagai pemegang saham, diharapkan kebijakan yang lebih pro-pengemudi dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga