SPPG Polri Uji Coba MBG Prasmanan di SMA Pejaten, Siswa Belajar Disiplin
SPPG Polri Uji Coba MBG Prasmanan di SMA Pejaten

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Pejaten meluncurkan inovasi baru dalam penyajian Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di SMA Kemala Bhayangkari 1, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Langkah ini merupakan terobosan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para siswa dalam menerima asupan gizi.

Simulasi Penyajian MBG Prasmanan

Penyajian menu MBG secara prasmanan dilakukan pada Rabu, 22 April 2026, pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini menyasar 336 siswa dan masih dalam tahap simulasi penerapan. Menu yang disajikan meliputi nasi putih, lele crispy, tahu bumbu kuning, tumis buncis wortel, dan pisang. Menu tersebut disusun oleh ahli gizi untuk memastikan keseimbangan nutrisi bagi para pelajar.

Dari total 9 sekolah penerima manfaat, sistem prasmanan saat ini mulai diterapkan di satu sekolah, yaitu SMA Kemala Bhayangkari 1. Sementara itu, total penerima manfaat MBG dari SPPG Polri Pejaten mencapai 2.606 porsi yang didistribusikan ke berbagai jenjang pendidikan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pendekatan Edukatif Melalui Prasmanan

Kepala SPPG Polri Pejaten, Muhammad Iqbal Salim, menyampaikan bahwa pola prasmanan menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran yang lebih luas. "Melalui sistem ini, siswa tidak hanya menerima makanan, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, serta membangun kebersamaan melalui budaya antre dan pengambilan porsi sesuai kebutuhan," ujar Iqbal dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).

Kasatgas MBG Polri Irjen Nurworo Danang menegaskan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari inovasi pelayanan yang berdampak langsung bagi penerima manfaat. "Penyajian MBG secara prasmanan ini kami lakukan sebagai terobosan inovasi penyaluran makanan yang lebih dinamis kepada para pelajar. Tidak hanya memberikan asupan gizi, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbeda yang membangun kebersamaan, tanggung jawab, kesabaran, dan disiplin. Kami juga mendorong partisipasi aktif serta meningkatkan antusiasme siswa dalam mengonsumsi makanan sehat," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa edukasi menjadi bagian penting dalam program MBG. "Pemberian menu MBG kepada pelajar bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga bagian dari proses edukasi untuk menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.

Tanggapan Siswa

Salah satu siswa SMA Kemala Bhayangkari 1 Pasar Minggu menyambut baik penyajian MBG secara prasmanan. "Aku suka karena makan begini makanannya jadi lebih fresh," ujarnya. Meski demikian, ia juga menyampaikan pengalaman antre yang menjadi bagian dari sistem tersebut. "Suka, tapi jadinya lama. Kalau di ompreng kan dianter terus langsung bisa makan, kalau ini pake antre dulu," tambahnya.

Standar Keamanan Pangan dan Dukungan UMKM

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tetap mengedepankan standar keamanan pangan melalui uji organoleptik oleh ahli gizi serta pengujian food safety oleh tim Dokpol. Sistem antrean tertib diterapkan untuk memastikan distribusi berjalan lancar sekaligus melatih kedisiplinan siswa. Selain itu, SPPG Polri juga melibatkan UMKM dan bahan pangan lokal dalam penyediaan bahan makanan sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi masyarakat.

Perkembangan Program MBG Polri

Program MBG Polri terus berkembang. Saat ini terdapat 661 unit operasional, 170 tahap persiapan operasional, dan 502 tahap pembangunan, sehingga total mencapai 1.333 unit, dengan rencana penambahan 170 unit di wilayah terpencil menjadi total 1.503 unit. Ke depan, hasil evaluasi dari penerapan ini akan menjadi dasar pengembangan pola pelayanan MBG yang lebih adaptif dan berdampak luas, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pembentukan karakter generasi muda.

SPPG Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui pendekatan edukatif dan humanis.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga