Analis Malaysia: Ketegangan Teluk Bisa Meluas ke Selat Malaka
Analis Malaysia: Ketegangan Teluk Bisa Meluas ke Selat Malaka

KUALA LUMPUR - Ketegangan yang terjadi di kawasan Teluk berpotensi meluas hingga ke Asia Tenggara, khususnya ke Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran dan energi terpenting di dunia. Hal tersebut disampaikan oleh analis maritim di Malaysia, Nazery Khalid, dalam artikel yang diterbitkan Kantor berita Malaysia Bernama pada Senin (27/4/2026).

Peringatan Nazery Khalid

Nazery Khalid memperingatkan bahwa ASEAN harus segera mengambil langkah tegas untuk mencegah kawasan tersebut menjadi ajang konflik kekuatan besar dunia. Menurut dia, ASEAN perlu memanfaatkan pengaruh diplomatiknya serta hubungan dengan negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan China guna meredakan ketegangan yang meningkat.

Potensi Dampak ke Asia Tenggara

Selat Malaka merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Jika ketegangan di Teluk meluas, maka stabilitas keamanan dan ekonomi di kawasan Asia Tenggara akan terancam. Nazery menekankan pentingnya peran ASEAN dalam menjaga perdamaian dan stabilitas regional.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Langkah yang Diperlukan

ASEAN harus segera mengadakan pertemuan darurat untuk membahas situasi ini. Selain itu, negara-negara anggota ASEAN perlu memperkuat kerja sama intelijen dan keamanan maritim. Nazery juga menyarankan agar ASEAN menjadi mediator antara pihak-pihak yang bertikai di Teluk.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI memastikan bahwa Selat Malaka tetap terbuka, aman, dan stabil. Namun, peringatan dari analis Malaysia ini menunjukkan bahwa situasi masih perlu diwaspadai.

Dengan meningkatnya ketegangan global, ASEAN diharapkan dapat menunjukkan solidaritas dan kemampuan diplomasinya untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga