TEHERAN, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa negaranya tidak melakukan hambatan apa pun di Selat Hormuz. Sebaliknya, ia menuding Amerika Serikat sebagai pihak yang justru melakukan blokade ilegal dan mencekik jalur pelayaran strategis tersebut.
Pernyataan Menlu Iran di New Delhi
Pernyataan tersebut disampaikan Araghchi dalam wawancara dengan Press TV pada Kamis (14/5/2026), di sela pertemuan para menteri luar negeri negara anggota BRICS di New Delhi, India. Ia menyatakan bahwa gangguan di Selat Hormuz saat ini terutama disebabkan oleh agresi dan blokade yang diberlakukan Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan di jalur laut vital tersebut.
Tudingan terhadap AS
Menurut Araghchi, Selat Hormuz kini menderita akibat kebijakan AS yang dinilainya agresif. Ia menekankan bahwa Iran tidak pernah menghalangi navigasi di selat tersebut. Pernyataan ini dikutip oleh Tasnim News Agency sebagai respons terhadap tuduhan sebelumnya yang menyebut Iran menghambat lalu lintas kapal.
Lebih lanjut, Araghchi menyerukan komunitas internasional untuk mengecam tindakan AS yang dianggap melanggar hukum internasional. Ia juga menegaskan komitmen Iran untuk menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan Teluk Persia.



