Prabowo Bertolak ke Moskow, Akan Bertemu 4 Mata dengan Presiden Putin
Presiden Prabowo Subianto telah memulai perjalanan kenegaraan ke Moskow, Rusia, pada Minggu malam tanggal 12 April 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pertemuan empat mata yang sangat penting dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Jadwal Perjalanan dan Pertemuan Strategis
Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, mengonfirmasi melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet bahwa Presiden Prabowo berangkat menjelang tengah malam dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma di Jakarta. Penerbangan non-stop menggunakan maskapai Garuda Indonesia diperkirakan memakan waktu sekitar 12 jam, dengan jadwal kedatangan di Moskow pada Senin pagi tanggal 13 April 2026.
Menurut Teddy, pertemuan empat mata dengan Presiden Putin telah dijadwalkan langsung pada siang hari setelah kedatangan. "Di tengah dinamika global yang terus berubah, pertemuan ini menjadi sangat krusial," tegas Teddy, menekankan signifikansi diplomasi ini dalam konteks geopolitik saat ini.
Dukungan Delegasi dan Pelepasan di Bandara
Dalam penerbangan menuju Rusia, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk:
- Menteri Luar Negeri Sugiono
- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia
- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
Proses pelepasan di bandara dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Badan Intelijen Negara Herindra, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Konteks Kunjungan dan Pernyataan Presiden
Kunjungan ini terjadi setelah Presiden Prabowo membela agenda perjalanan luar negerinya dalam rapat kerja pemerintahan di Istana Merdeka pada Rabu, 8 April 2026. Prabowo menegaskan bahwa setiap kunjungan dilakukan demi kepentingan bangsa dan negara, dengan salah satu fokus utama adalah mengamankan pasokan minyak.
"Dibilang Prabowo jalan-jalan ke luar negeri senang jalan-jalan keluar negeri. Saudara-saudara untuk amankan minyak, ya gue harus kemana-mana," ujar Prabowo, sambil memberikan contoh kesuksesan kunjungan sebelumnya ke Jepang yang menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama.
Presiden juga menyatakan optimisme tentang masa depan Indonesia, dengan mengatakan, "Bagi saya Indonesia gelap enggak ada. Indonesia cerah di saat banyak negara susah." Meskipun enggan mengungkapkan detail negara tujuan selanjutnya, Prabowo mengisyaratkan akan ada kunjungan luar negeri lain dalam waktu dekat untuk kepentingan strategis.
Pertemuan dengan Putin di Moskow ini diharapkan dapat membahas isu-isu kritis seperti ketahanan energi dan stabilitas geopolitik global, memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional.



