9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Tiba di RI Besok, KSP Pastikan Kondisi Baik
9 WNI Relawan Flotilla Tiba di RI Besok, Kondisi Baik

Jakarta - Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi relawan Global Sumud Flotilla 2026 dipastikan akan segera kembali ke Tanah Air. Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Dudung Abdurachman, menyatakan bahwa para WNI diperkirakan tiba di Indonesia pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Kepastian Pemulangan WNI

"Kalau tidak hari ini, besok tibanya," ujar Dudung di MAN Insan Cendikia, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (22/5/2026). Para relawan sebelumnya ditangkap oleh tentara Israel, namun kini telah dibebaskan.

Kondisi Para WNI

Dudung mengungkapkan bahwa kondisi para WNI dalam keadaan baik berdasarkan laporan dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI. "Kemarin saya dapat info dari Kemlu, mereka diperlakukan dengan baik, termasuk para jurnalis," sebutnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kedatangan di Istanbul

Sebelumnya, sembilan WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla (GSF) telah tiba di Istanbul, Turki. Mereka kini bersama Konsulat Jenderal RI di Istanbul. Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengonfirmasi hal tersebut melalui akun Instagram @menluri.

"Konjen RI di Istanbul saat ini telah bersama dengan 9 relawan WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0. Saya juga senang dapat berkomunikasi langsung dengan teman-teman para relawan melalui video call," ujar Sugiono.

Komitmen Pemerintah

Sugiono menegaskan bahwa pemerintah akan mengawal kepulangan sembilan WNI ke Tanah Air. "Pemerintah Indonesia akan terus memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan dengan lancar dan dapat tiba kembali dengan selamat serta sesegera mungkin," tambahnya.

Daftar 9 WNI yang Dibebaskan

Berdasarkan laporan Global Peace and Conflict Institute (GPCI), berikut daftar sembilan WNI yang sebelumnya ditangkap tentara Israel:

  • Herman Budianto Sudarsono (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
  • Ronggo Wirasanu (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
  • Andi Angga Prasadewa (GPCI - Rumah Zakat) Kapal Josef
  • Asad Aras Muhammad (GPCI - Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1
  • Hendro Prasetyo (GPCI - SMART 171) Kapal Kasr-1
  • Bambang Noroyono (REPUBLIKA) Kapal BoraLize
  • Thoudy Badai Rifan Billah (REPUBLIKA) Kapal Ozgurluk
  • Andre Prasetyo Nugroho (Tempo) Kapal Ozgurluk
  • Rahendro Herubowo (Tim Media GPCI dan iNews) Kapal Ozgurluk

Dengan kepulangan ini, pemerintah berharap para relawan dapat kembali berkumpul dengan keluarga dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga