Isi Kesepakatan Iran-AS: Selat Hormuz Dibuka, Gencatan Diperpanjang 60 Hari
Isi Kesepakatan Iran-AS: Selat Hormuz Dibuka, Gencatan Diperpanjang

Washington DC - Amerika Serikat dan Iran akan menandatangani kesepakatan yang mengatur perpanjangan gencatan senjata dan pembukaan kembali Selat Hormuz. Kesepakatan ini memungkinkan Teheran melanjutkan penjualan minyak dan membuka peluang negosiasi mengenai program nuklir Iran.

Detail Kesepakatan

Berdasarkan laporan media AS, Axios, yang mengutip seorang pejabat AS yang mengetahui draf kesepakatan, isi kesepakatan tersebut mencakup beberapa poin penting. Baik AS maupun Iran sejauh ini belum memberikan pernyataan resmi. Pejabat AS tersebut menekankan bahwa kesepakatan yang diusulkan belum difinalisasi dan masih dapat gagal sebelum ditandatangani.

Laporan New York Times pada Minggu (24/5) menyebut kesepakatan itu masih menunggu persetujuan akhir dari Presiden AS Donald Trump dan pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, proses yang dapat memakan waktu beberapa hari.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Perpanjangan Gencatan Senjata dan Pembukaan Selat Hormuz

Kesepakatan yang berpotensi ditandatangani akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari dan membuka kembali Selat Hormuz. Selat tersebut secara efektif ditutup oleh Teheran sejak perang berkecamuk akhir Februari. Berdasarkan draf nota kesepahaman, Iran akan membersihkan ranjau dari Selat Hormuz dan mengizinkan kapal lewat tanpa pungutan tol.

Sebagai imbalan, AS akan mencabut blokade terhadap pelabuhan Iran dan memberlakukan pengecualian sanksi terbatas yang memungkinkan Teheran menjual minyak secara bebas selama 60 hari.

Bantuan Berdasarkan Kinerja

Seorang pejabat AS menggambarkan pengaturan tersebut sebagai "bantuan berdasarkan kinerja". Bantuan ekonomi akan mengikuti langkah-langkah konkret AS dan tidak akan diberikan di muka. Draf kesepakatan juga mencakup komitmen Iran untuk tidak mengupayakan senjata nuklir dan menegosiasikan penangguhan pengayaan uranium serta pemindahan pasokan uranium yang diperkaya tinggi.

Setiap pelonggaran sanksi yang lebih luas atau pencairan dana Iran akan dibahas selama periode gencatan senjata, tetapi hanya akan diimplementasikan sebagai bagian dari kesepakatan akhir yang telah diverifikasi.

Pasukan AS Tetap di Kawasan

Selama periode 60 hari gencatan senjata diperpanjang, pasukan AS yang ditempatkan di kawasan tersebut akan tetap berada di tempatnya dan hanya akan ditarik jika kesepakatan akhir tercapai.

Keterkaitan dengan Konflik Lebanon

Kesepakatan tersebut juga terkait dengan upaya mengakhiri perang antara Israel dan Hizbullah di Lebanon. Seorang pejabat AS menyatakan Israel masih akan diizinkan bertindak jika Hizbullah mencoba mempersenjatai diri kembali atau melanjutkan serangan.

Beberapa pemimpin Arab dan Muslim, termasuk dari Arab Saudi, Qatar, Mesir, Turki, Pakistan, dan Uni Emirat Arab, mendukung upaya diplomatik tersebut. Pakistan secara khusus memainkan peran mediasi sentral.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga