Menhub Serahkan Investigasi Sinyal Hijau Argo Bromo ke KNKT
Menhub Serahkan Investigasi Sinyal Hijau ke KNKT

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi akhirnya buka suara terkait sinyal hijau yang diterima Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek sebelum bertabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Ia menegaskan bahwa proses investigasi terkait persinyalan tersebut sepenuhnya diserahkan kepada Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Pendalaman Masih Berlangsung

Dudy mengungkapkan bahwa KNKT masih melakukan pendalaman terhadap pemberian sinyal hijau tersebut. "Masih berlangsung, masih berlangsung. Karena ada beberapa hal juga yang masih didalami," ujarnya kepada wartawan di PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (22/5).

Menhub enggan berkomentar lebih jauh mengenai dugaan kesalahan operator dalam pemberian informasi sinyal. Ia menyerahkan sepenuhnya hasil investigasi kepada KNKT. "Itu kita serahkan kepada KNKT untuk hasil dan investigasinya. Kemudian karena ada korban jiwa kepolisian juga sudah melakukan penyidikan, itu kami juga serahkan ke kepolisian," pungkasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi dari KNKT

Sebelumnya, Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono memaparkan kronologi kejadian. Pada pukul 20.33 WIB, KA 5568 Commuter Line masuk dan berhenti di jalur 6 Stasiun Bekasi. Selanjutnya, pukul 20.34 hingga 20.38, KA Sawunggalih masuk dan berhenti di jalur 3 Stasiun Bekasi untuk naik turun penumpang.

"Selanjutnya KA 116 (Sawunggalih) berangkat dari Stasiun Bekasi melalui jalur 3 menuju ke timur," kata Soerjanto dalam rapat dengan Komisi V DPR RI, Kamis (21/5).

Pada pukul 20.45, KA 5568 Commuter Line berangkat dari Stasiun Bekasi menuju Stasiun Bekasi Timur. Kemudian pukul 20.48, KA 5568 masuk dan berhenti di Stasiun Bekasi Timur jalur 1. Di jalur lain, terjadi tabrakan antara KA Commuter lain dengan taksi.

"Pukul 20:48:29 kejadian tabrakan antara KA 5181 Commuter Line dengan kendaraan bermotor roda empat di JPL Bekasi Timur jalur hilir," katanya.

Setelah proses naik turun penumpang, KA 5568 berjalan pendek sekitar 1,69 meter dan berhenti karena masinis melihat kerumunan masyarakat di jalur hulu. Sementara itu, sekitar pukul 20:50:43, KA Bromo Anggrek berjalan langsung di jalur 3 Stasiun Bekasi dengan sinyal keluar J12 beraspek hijau.

Investigasi masih terus berlanjut untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang menelan korban jiwa ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga