Menteri Israel Itamar Ben-Gvir baru-baru ini mengunggah sebuah video yang menunjukkan perlakuan terhadap para aktivis Global Sumud Flotilla yang tengah dalam perjalanan menuju Gaza. Dalam video tersebut, para aktivis terlihat dalam posisi berlutut dengan dahi menyentuh lantai dan tangan mereka diikat dengan tali. Unggahan itu menuai reaksi keras dari berbagai negara di dunia.
Video Kontroversial dan Reaksi Internasional
Video yang diunggah oleh Ben-Gvir di akun media sosialnya disertai dengan keterangan 'Selamat datang di Israel'. Lagu kebangsaan Israel diputar sebagai latar belakang saat para aktivis diperlakukan dengan cara yang dianggap tidak manusiawi. Beberapa aktivis terlihat memegang paspor mereka di tangan. Tindakan ini segera memicu kemarahan global, dan sejumlah negara memanggil Duta Besar Israel untuk menyampaikan protes.
Kecaman dari Para Pemimpin Dunia
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyatakan bahwa gambar-gambar yang diperlihatkan oleh Ben-Gvir tidak dapat diterima. Ia menekankan bahwa para pengunjuk rasa, termasuk banyak warga negara Italia, diperlakukan dengan cara yang melanggar martabat manusia. Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot juga mengecam tindakan tersebut dan menyerukan pembebasan warga negara Prancis sesegera mungkin.
Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand menyebut insiden itu sangat mengkhawatirkan dan menegaskan bahwa Ottawa akan memanggil duta besar Israel. Ia menekankan bahwa masalah ini ditangani dengan sangat serius, terutama terkait perlakuan manusiawi terhadap warga sipil. Belanda juga akan memanggil duta besar Israel, dengan Menteri Luar Negeri Belanda Tom Berendsen menyatakan bahwa perlakuan Ben-Gvir terhadap para tahanan melanggar martabat manusia.
Reaksi dari Negara Lain
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyoroti bahwa warganya termasuk di antara mereka yang diculik oleh pasukan angkatan laut Israel. Ia mempertanyakan dasar hukum tindakan Israel dan menyebutnya sangat di luar batas. Kementerian Luar Negeri Portugal juga mengecam keras perilaku Ben-Gvir, sementara Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menyebut perlakuan terhadap para aktivis itu mengerikan. Menteri Luar Negeri Irlandia Helen McEntee mengaku terkejut dengan rekaman tersebut dan menyerukan pembebasan segera para aktivis.
Sebanyak 430 aktivis Global Sumud Flotilla ditangkap oleh tentara Israel dalam perjalanan misi kemanusiaan ke Gaza. Mereka kini dibawa ke Israel untuk menjalani penahanan. Insiden ini semakin memperburuk hubungan Israel dengan komunitas internasional.



