Hujan Deras, Jalan Swadarma dan Ciledug Raya Jaksel Banjir
Jalan Swadarma dan Ciledug Raya Jaksel Banjir

Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Senin sore, 4 Mei 2026, mengakibatkan sejumlah ruas jalan terendam banjir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat bahwa hingga pukul 17.00 WIB, terdapat dua ruas jalan yang terdampak genangan air.

Dua Ruas Jalan Terendam Banjir

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Muhammad Yohan, menjelaskan bahwa genangan terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi. Kondisi ini memicu kenaikan tinggi muka air di Pos Pesanggrahan hingga mencapai status siaga 3 pada pukul 16.00 WIB.

"BPBD mencatat saat ini terdapat dua ruas jalan tergenang. Ketinggian air berkisar antara 30 hingga 70 cm dan saat ini masih dalam proses penanganan," ujar Yohan dalam keterangan resminya, Senin (4/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kedua ruas jalan yang tergenang adalah Jalan Swadarma di Kelurahan Ulujami dan Jalan Ciledug Raya (Seskoal) di Kelurahan Cipulir, Jakarta Selatan. Genangan air ini tentu mengganggu aktivitas warga dan pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Upaya Penanganan oleh BPBD dan Dinas Terkait

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi di lapangan. Selain itu, koordinasi dilakukan dengan sejumlah dinas terkait, seperti Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).

Petugas di lapangan melakukan penyedotan air serta memastikan saluran air berfungsi optimal. Langkah ini diambil untuk mempercepat surutnya genangan. Koordinasi juga dilakukan dengan lurah dan camat setempat guna percepatan penanganan banjir.

"Genangan ditargetkan dapat segera surut dalam waktu cepat," tambah Yohan.

Imbauan dan Layanan Darurat

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan. Warga diminta berhati-hati saat melintas di wilayah terdampak. Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan telepon 112 yang beroperasi selama 24 jam dan tidak dipungut biaya.

Kejadian banjir ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Pemerintah daerah terus berupaya melakukan penanganan agar dampak banjir dapat diminimalkan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga