Tiga Kawasan Kumuh di Tangsel Disulap Jadi RTH Mewah
Tiga Kawasan Kumuh di Tangsel Jadi RTH Mewah

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) berhasil mengubah tiga kawasan yang sebelumnya terbengkalai dan kumuh menjadi ruang terbuka hijau (RTH) yang inklusif dan ramah keluarga. Tiga fasilitas publik baru di wilayah Ciputat Timur ini ditinjau langsung oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan.

Lokasi Revitalisasi

Tiga titik yang mendapatkan program revitalisasi total meliputi Taman Cinere Mas Pisangan, Alun-alun Pondok Ranji, dan Taman Ciputat Timur. Ketiganya kini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas olahraga, area bermain anak, hingga ruang rekreasi yang dapat diakses warga secara gratis.

Taman Cinere Mas Pisangan

Saat menyambangi Taman Cinere Mas Pisangan, Pilar menceritakan kondisi awal lahan seluas ratusan meter tersebut yang sebelumnya tidak terawat. “Iya, saya waktu itu diajak melihat taman yang di sini, memang kondisinya masih kumuh. Padahal lahannya luas dan potensinya besar untuk dijadikan taman bermain atau tempat olahraga,” ujar Pilar, Kamis (21/5/2026). Pemkot Tangsel kemudian merombak total kawasan tersebut dengan membangun jogging track serta lapangan multifungsi untuk memfasilitasi berbagai jenis olahraga warga sekitar. “Kami bangun jogging track, lalu juga ada lapangan olahraga untuk basket, voli, tenis, dan lain sebagainya. Mudah-mudahan benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Meski pengerjaan fisik telah rampung, pengoperasian penuh taman saat ini masih harus menunggu masa retensi selama enam bulan sebelum diserahterimakan dari kontraktor ke pemerintah daerah. Ke depan, Pemkot Tangsel berencana menyisipkan fasilitas sanitasi tambahan seperti ruang mandi dan toilet umum, serta menggandeng warga untuk program bank sampah dan pertanian kota (urban farming).

Alun-alun Pondok Ranji

Revitalisasi serupa juga menyasar Alun-alun Pondok Ranji. Lokasi yang dulunya merupakan bekas kantor kelurahan dan kecamatan yang telantar kini berubah drastis menjadi pusat aktivitas komunal baru bagi masyarakat. “Dulu kondisinya terbengkalai karena kantor kelurahan dan kecamatan sudah pindah. Sekarang kita bongkar dan kita rancang ulang, di sebelahnya kita buat taman bermain untuk anak,” tutur Pilar.

Taman Ciputat Timur

Sementara untuk titik terakhir, yakni Taman Ciputat Timur yang berlokasi tepat di belakang Kantor Kecamatan Ciputat Timur, dipastikan pembangunannya telah selesai dan tinggal menyisakan tahap penyempurnaan akhir. “Alhamdulillah progres di Taman Ciputat Timur sudah selesai, tinggal perapian seperti penataan ulang lapangan sepak bola,” imbuhnya.

Komitmen dan Harapan

Pilar menegaskan bahwa masifnya pembangunan RTH ini merupakan wujud komitmen Pemkot Tangsel dalam produktivitas pemanfaatan lahan daerah. Kendati demikian, ia meminta peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat aset publik tersebut agar kegunaannya dapat bertahan dalam jangka panjang. Dengan adanya revitalisasi ini, diharapkan kualitas hidup warga sekitar semakin meningkat dan lingkungan menjadi lebih asri.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga