Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa dirinya selalu mendapat penghormatan tinggi ketika melakukan kunjungan ke luar negeri sebagai kepala negara. Pernyataan ini disampaikan dalam pidatonya pada Sidang Paripurna DPR ke-19, Rabu (20/5).
Optimisme Ekonomi Indonesia 2045
Menurut Prabowo, banyak pakar ekonomi dunia yang memprediksi bahwa Indonesia akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar keempat di dunia pada tahun 2045. Bahkan, Indonesia diproyeksikan mampu melampaui negara-negara maju seperti Prancis, Inggris, dan Italia.
"Saya sendiri tidak pernah bermimpi atau berharap setinggi itu, kami hanya ingin hidup layak. Namun mereka mengatakan kita akan menjadi negara keempat atau kelima, bayangkan kita akan menyalip Inggris, Prancis, Italia," ujar Prabowo.
Pengakuan Internasional dan Permintaan Bantuan
Prabowo mengungkapkan bahwa saat ini banyak negara yang meminta bantuan kepada Indonesia. Beberapa negara seperti Australia, India, dan Brazil telah meminta bantuan pupuk karena produksi dalam negeri Indonesia yang surplus. Ia mengaku tidak pernah membayangkan bahwa Indonesia bisa membantu negara-negara yang lebih kaya.
"Saya kalau ke luar negeri sebagai presiden Indonesia, saya sangat dihormati sekarang. Sangat dihormati. Bahkan mereka sekarang banyak minta bantuan ke kita," kata Prabowo.
Sikap Rendah Hati dan Percaya Diri
Meskipun mendapat pengakuan internasional, Prabowo menekankan pentingnya sikap rendah hati dan percaya diri. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menghadapi berbagai kekurangan yang masih ada di dalam negeri.
"Ini jangan membuat kita sombong, tapi ini membuat kita harus lebih percaya diri. Memang masih ada banyak kekurangan, dan saya orang yang selalu mengajak ayo kita berani menghadapi kekurangan kita," tegasnya.
Paparan Kerangka Ekonomi Makro 2027
Dalam pidato tersebut, Prabowo memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEMPPKF) Rancangan APBN Tahun Anggaran 2027. Ini merupakan kali pertama seorang presiden memaparkan KEMPPKF secara langsung di depan DPR.
Presiden menargetkan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen pada tahun 2027. Inflasi ditargetkan berada di kisaran 1,5 persen hingga 3,5 persen. Nilai tukar rupiah diproyeksikan berada di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS.
"Strategi fiskal dan moneter kita haruslah strategi yang mampu untuk menjaga nilai tukar kita tetap stabil terhadap mata uang dunia," ujar Prabowo.
Target Pendapatan dan Belanja Negara
Pemerintah menargetkan pendapatan negara pada kisaran 11,82 hingga 12,40 persen dari PDB, belanja negara 13,62 hingga 14,80 persen dari PDB, dan defisit dijaga di kisaran 1,8 hingga 2,4 persen dari PDB.
"Kita akan berjuang terus untuk menekan dan memperkecil defisit," pungkas Prabowo. Paparan ini dilakukan di tengah gejolak nilai tukar rupiah dan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).



