Anggota DPR RI Uya Kuya Luncurkan Sayembara Rp 1 Juta untuk Ungkap Pelaku Penyebar Hoaks
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sekaligus pembawa acara terkenal, Surya Utama atau yang lebih dikenal sebagai Uya Kuya, secara resmi mengumumkan sayembara publik untuk mengungkap identitas para pelaku penyebar berita bohong atau hoaks. Hoaks tersebut menyebutkan bahwa dirinya memiliki 750 dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam pengumuman yang dibuatnya, Uya Kuya berkomitmen untuk memberikan imbalan uang tunai senilai Rp 1 juta kepada setiap individu yang berhasil menemukan dan memberikan data detail mengenai pelaku penyebaran informasi palsu tersebut.
Pernyataan Resmi di Gedung DPR RI
Uya Kuya menyampaikan pengumuman ini secara langsung saat ditemui di kompleks Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada hari Selasa tanggal 21 April 2026. Dalam pernyataannya, ia menegaskan niat untuk mendukung proses penegakan hukum.
"Sekarang begini saja, saya buat sayembara ya, kita bantu juga penegak hukum. Kalau ada yang bisa memberitahu dan memberikan data yang akurat lengkap akun-akun yang memfitnah saya itu siapa saja, lengkap, hubungi saya," ujar Uya Kuya dengan tegas.
Ia kemudian menambahkan, "Satu juta masing-masing," mengonfirmasi bahwa imbalan sebesar Rp 1 juta akan diberikan per pelaku yang berhasil diidentifikasi.
Latar Belakang Kasus Hoaks Dapur MBG
Kasus ini bermula dari penyebaran informasi tidak benar di media sosial yang mengklaim bahwa Uya Kuya memiliki 750 dapur Makanan Bergizi Gratis. Hoaks ini dinilai telah mencemarkan nama baiknya sebagai anggota DPR RI dan figur publik.
Dengan meluncurkan sayembara ini, Uya Kuya berharap dapat:
- Mengidentifikasi pelaku penyebar hoaks secara spesifik
- Memberikan dukungan kepada aparat penegak hukum dalam proses investigasi
- Mengurangi penyebaran informasi palsu di ruang digital
- Memberikan edukasi publik tentang pentingnya verifikasi informasi
Sayembara ini terbuka untuk umum dan diharapkan dapat menarik partisipasi masyarakat dalam memerangi praktik penyebaran berita bohong yang semakin marak terjadi.



