Militer Amerika Serikat (AS) secara resmi memberlakukan blokade menyeluruh terhadap semua lalu lintas maritim yang melibatkan Iran, efektif mulai hari Senin, tanggal 13 April 2026. Langkah tegas ini diumumkan oleh Komando Pusat AS (Centcom) sebagai respons atas kebuntuan dalam diplomasi antara kedua negara.
Ruang Lingkup Blokade yang Ketat
Centcom menjelaskan bahwa blokade tersebut berlaku secara eksklusif bagi kapal-kapal yang beroperasi di dalam atau keluar dari pelabuhan-pelabuhan Iran serta wilayah pesisirnya. Ini berarti setiap aktivitas maritim yang terkait langsung dengan Iran akan menghadapi pembatasan ketat dari pihak militer AS.
Pengecualian untuk Kapal Non-Iran
Di sisi lain, Centcom menegaskan bahwa kebebasan navigasi untuk kapal-kapal yang melintas ke dan dari pelabuhan di luar Iran tidak akan terganggu. Kebijakan ini dirancang untuk meminimalkan dampak terhadap perdagangan global sambil tetap menargetkan ekonomi dan keamanan Iran secara spesifik.
Latar Belakang Kebuntuan Diplomatik
Keputusan untuk menerapkan blokade ini diambil setelah serangkaian pembicaraan intensif antara AS dan Iran di Islamabad, Pakistan, pada tanggal 11-12 April 2026, berakhir tanpa kesepakatan. Perundingan yang gagal tersebut menjadi pemicu langsung bagi AS untuk mengambil tindakan lebih keras dalam upaya menekan Iran.
Blokade maritim total ini menandai eskalasi signifikan dalam ketegangan antara kedua negara, dengan potensi konsekuensi luas bagi stabilitas regional dan arus perdagangan internasional. Pihak berwenang AS menyatakan bahwa langkah ini diperlukan untuk menjaga kepentingan keamanan nasional, sementara Iran belum memberikan tanggapan resmi terhadap pengumuman tersebut.



