Hercules Laporkan Balik Anak Penulis di Depok Buntut Tuduhan Penyekapan
Hercules Laporkan Balik Anak Penulis di Depok

Ormas GRIB Jaya mengambil langkah hukum setelah anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana, melaporkan Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshall atau Hercules terkait dugaan penyekapan. Hercules melaporkan balik Ilma ke Polda Metro Jaya pada Senin, 25 Mei 2026.

Laporan Balik Hercules

Juru Bicara Tim Hukum dan Advokasi GRIB Jaya, Hika T.A. Putra, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima surat kuasa khusus dari Hercules untuk mewakilinya dalam pelaporan di Polda Metro Jaya. Laporan terhadap Ilma terdaftar dengan nomor LP/B/3749/V/2026/SPKT POLDA METRO JAYA tertanggal 25 Mei 2026. Ilma dilaporkan berdasarkan Pasal 264 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana penyebaran berita bohong.

Hika menjelaskan bahwa laporan ini diajukan karena Hercules merasa dirugikan oleh tuduhan penyekapan yang dianggap tidak benar. Pihaknya membawa sejumlah barang bukti, termasuk tautan media dan unggahan media sosial, yang menunjukkan pernyataan Ilma yang dinilai tidak lengkap dan berlebihan. Hika berharap laporan ini dapat diproses dan menjadi pembelajaran bagi pihak lain untuk tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Pelaporan Awal

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menerima laporan dari Ilma Sani Fitriana terhadap Hercules pada 22 Mei 2026, dengan nomor register STTLP/B/3678/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Ilma melaporkan dugaan penyekapan, penculikan, ancaman verbal, dan penggunaan senjata api. Selain itu, Ilma juga melaporkan peretasan akun WhatsApp-nya dengan nomor register STTLP/B/3679/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk akan diproses melalui penyelidikan dan klarifikasi. Polda Metro Jaya tidak menolak laporan masyarakat dan akan melakukan prosedur yang berlaku.

Bantahan GRIB Jaya

Juru bicara GRIB Jaya, Macelinus, membantah tuduhan penyekapan tersebut. Ia menyatakan bahwa Hercules adalah sosok yang humanis dan tidak mungkin melakukan penyekapan. Menurutnya, Hercules hanya memberikan nasihat kepada Ilma agar ayahnya, Ahmad Bahar, mau bertanggung jawab. Macelinus menegaskan bahwa narasi penyanderaan atau penculikan yang disampaikan Ilma adalah tidak masuk akal dan memutarbalikkan fakta.

GRIB Jaya berharap semua pihak dapat melihat duduk perkara yang sebenarnya dan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak lengkap.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga