Video Ledakan Rumah Khamenei Ternyata Manipulatif
Video yang diklaim sebagai serangan Israel-AS ke rumah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, terbukti konten manipulatif setelah pemeriksaan fakta.
Video yang diklaim sebagai serangan Israel-AS ke rumah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, terbukti konten manipulatif setelah pemeriksaan fakta.
Klaim di media sosial bahwa AS dan Israel mengajukan gencatan senjata setelah serangan Iran pada Maret 2026 terbukti keliru. Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan tangkapan layar unggahan Donald Trump dibagikan dengan konteks yang tidak tepat.
Teknologi AI kini bisa mengubah foto selfie biasa di rumah menjadi potret buka puasa yang aesthetic dan classy, tanpa perlu sewa fotografer mahal atau beli baju baru. Rahasianya ada pada pemilihan prompt yang detail.
Video yang diklaim menunjukkan Ayatollah Ali Khamenei muncul publik setelah kabar kematiannya dalam serangan Israel-Amerika ternyata konten lama dari 2025, beredar di media sosial.
Daftar belanja bersama dengan sinkronisasi real-time. Tanpa registrasi — langsung buka dan belanja bersama.
RekomendasiVideo yang diklaim menunjukkan ratusan ribu warga Israel mengungsi akibat serangan Iran ternyata disebarkan dengan narasi yang salah. Tim Cek Fakta Kompas.com telah meluruskan informasi tersebut.
Kementerian Komunikasi dan Digital keluarkan aturan larangan akun media sosial untuk anak di bawah 16 tahun, mulai 28 Maret 2026, demi perlindungan dari risiko digital.
Eskalasi konflik Timur Tengah membanjiri media sosial dengan visual mencekam, namun sulit dibedakan mana serangan sungguhan dan mana rekayasa AI atau game. Ini menggeser medan perang ke psikologi massa.
Video yang diklaim menunjukkan ribuan warga Israel mengungsi ke gunung akibat serangan rudal Iran ternyata dibagikan dengan konteks keliru. Tim Cek Fakta Kompas.com meluruskan informasi yang beredar di media sosial.
Video viral yang diklaim menunjukkan serangan rudal Iran di Tel Aviv ternyata palsu dan dibuat dengan teknologi kecerdasan buatan, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com.
Daftar belanja bersama dengan sinkronisasi real-time. Tanpa registrasi — langsung buka dan belanja bersama.
RekomendasiBeredar foto yang diklaim sebagai jenazah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di rumah sakit. Tim Cek Fakta Kompas.com membuktikan narasi tersebut keliru dan informasi perlu diluruskan.
Narasi di media sosial mengklaim Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei selamat dari serangan Israel dengan foto pendukungnya. Tim Cek Fakta Kompas.com meluruskan bahwa foto tersebut dibagikan dengan konteks yang salah dan tidak terkait insiden ap
Anggota DPR Misbakhun mengingatkan generasi muda untuk waspada terhadap distorsi informasi di media sosial, yang dapat memengaruhi pola pikir dan keputusan mereka.
Kreator konten Bunga Sartika mengundurkan diri sebagai pembawa acara konten spill skincare di TikTok @quezelyhere, menyatakan tanggung jawab atas kegaduhan yang terjadi di media sosial.
Video di media sosial mengklaim Pemerintah China ingin menjajah Indonesia dengan memindahkan warganya ke beberapa provinsi. Tim Cek Fakta Kompas.com membuktikan narasi tersebut palsu dan tidak berdasar.
Daftar belanja bersama dengan sinkronisasi real-time. Tanpa registrasi — langsung buka dan belanja bersama.
RekomendasiIsu viral di media sosial, termasuk pernyataan alumni LPDP dan influencer TikTok, memicu perdebatan publik dan berakhir dengan permintaan maaf dari pelaku.
Sebuah foto yang menunjukkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merangkul Presiden Prabowo Subianto beredar di media sosial. Tim Cek Fakta Kompas.com mengonfirmasi bahwa gambar tersebut dibuat dengan kecerdasan buatan.
Video viral yang menunjukkan Presiden AS Donald Trump panik saat mendengar takbir dalam pidato terbukti hasil suntingan dan konten manipulatif berdasarkan pemeriksaan fakta.
Momen buka puasa bersama sering menghasilkan foto kurang estetik karena pencahayaan minim. Kini, teknologi AI bisa membantu dengan prompt tepat untuk perbaiki pencahayaan dan warna.
Tragedi kini menyebar cepat di layar gawai, memicu gelombang emosi digital. Namun, apakah keterlibatan ini benar-benar untuk pemulihan penyintas atau sekadar mengubah luka menjadi tontonan bersama?
Daftar belanja bersama dengan sinkronisasi real-time. Tanpa registrasi — langsung buka dan belanja bersama.
RekomendasiCEO Meta, Mark Zuckerberg, bersaksi di pengadilan Los Angeles membantah gugatan bahwa platformnya menyebabkan kecanduan dan merusak kesehatan mental anak-anak.
Informasi beredar bahwa Wapres Gibran membagikan bantuan dana Rp 40 juta di Facebook. Tim Cek Fakta Kompas.com membuktikan itu hoaks dan video dibuat dengan teknologi AI.
Beauty influencer Tasya Farasya mengungkapkan pernah menolak tawaran bayaran untuk membuat konten 'halo kakak' yang populer di media sosial, menegaskan integritasnya dalam berbagi rekomendasi produk.
Informasi palsu yang mengklaim Korea Selatan menenggelamkan kapal China pada Februari 2026 beredar di media sosial dengan foto dan video lama yang dikontekstualisasikan secara keliru.
Menjelang Ramadan, banyak orang kesulitan membuat caption yang pas untuk konten media sosial. Teknologi AI kini hadir sebagai asisten pribadi yang efektif untuk mengatasi kebuntuan kreatif.
Daftar belanja bersama dengan sinkronisasi real-time. Tanpa registrasi — langsung buka dan belanja bersama.
RekomendasiBeredar narasi keliru di media sosial pasca pengungkapan file Epstein, termasuk foto palsu Bill Clinton dan Donald Trump tidur seranjang. File ini berisi ribuan dokumen kasus perdagangan seks anak.
Di pertengahan 2025, pernyataan sensasional kepala daerah yang menyatakan jurnalis tak perlu mengikutinya karena ia punya media sosial sendiri menghebohkan publik dan insan pers. Ia klaim cara ini hemat anggaran untuk kebutuhan lain.
Media sosial menciptakan realitas palsu yang mengubah gaya hidup menjadi panggung pertunjukan, memicu konsumerisme dan fenomena hedonic treadmill yang membuat pelakunya tetap kering secara batin.
Alamat rumah mantan Presiden Joko Widodo di Solo ditandai dengan label 'Tembok Ratapan Solo' di Google Maps, setelah viral di media sosial.
Video viral yang mengklaim penemuan masjid berusia ribuan tahun di Sungai Gangga, India, terbukti palsu. Tim Cek Fakta Kompas.com mengungkap konten tersebut merupakan hasil manipulasi berbasis kecerdasan buatan.
Daftar belanja bersama dengan sinkronisasi real-time. Tanpa registrasi — langsung buka dan belanja bersama.
RekomendasiMedia sosial dihebohkan oleh informasi keliru seputar kasus Jeffrey Epstein, pemilihan Gubernur BI, konflik AS-Iran, hingga penipuan phishing alat pertanian dan narasi hukuman mati koruptor.