Sandiaga Uno Hadiahkan Pantun untuk Kiai Ma'ruf Amin di Acara Rumah Zakat
Sandiaga Uno Hadiahkan Pantun untuk Kiai Ma'ruf Amin

Sandiaga Uno Hadiahkan Pantun untuk Kiai Ma'ruf Amin di Acara Rumah Zakat

Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandiaga Uno, bertemu dengan mantan rivalnya dalam Pilpres 2019, Kiai Haji Ma'ruf Amin. Pertemuan hangat ini terjadi dalam acara Public Expose Rumah Zakat Tahun 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada Rabu, 8 April 2026.

Momen Penghargaan dan Keakraban

Sandiaga Uno baru saja menerima Happiness Award Kategori Muzakki Teladan Berdampak dalam acara tersebut. Sebagai bentuk salam keakraban, ia pun menghadiahkan sebuah pantun kepada Kiai Ma'ruf Amin yang hadir dalam kesempatan itu.

"Saya ingin hadiahkan pantun. Presiden Prabowo senang santun. Saya pikir (ada) pak Kiai (Ma'ruf Amin) sama-sama kontestan Pilpres 2019, tapi Abah yang beruntung, senang juga. Saya mau kasih pantun," ujar Sandiaga Uno dengan penuh semangat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pantun yang dibacakan Sandiaga berbunyi: "Langkah kecil jangan diremehkan, Insyaallah tumbuh jadi kekuatan. From mustahiq to Muzaki kita usahakan, bersama Rumah Zakat tebar kebermanfaatan."

Pandangan tentang Kolaborasi Muzakki

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga Uno menyampaikan keyakinannya bahwa kolaborasi antar muzakki dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya ekonomi syariah. Ia menjelaskan bahwa penghargaan yang diterimanya sangat sesuai karena mencerminkan tingkat kebahagiaan tertinggi.

"Saya setuju nama award nya ini happiness award, karena tadi Muzakki teladan adalah Muzakki yang level of happiness nya tertinggi. Karena bukan kita yang berbagi tapi justru kita mendapatkan manfaatnya bagi diri sendiri," tegas Sandiaga dengan penuh keyakinan.

Sejarah dan Harapan untuk Rumah Zakat

Sandiaga Uno juga berbagi cerita mengenai perkenalannya dengan Rumah Zakat yang bermula dari Dompet Sosial Umul Kuro. Ia mengapresiasi transformasi yang telah dilakukan lembaga zakat tersebut.

"Saya melihat rumah zakat ini bertransformasi, saya dahulu kenal namanya dompet sosial umul kuro, itu pertama kali saya berkenalan dengan Abdul Zaki, yang sekarang menjadi rumah zakat," kenang Sandiaga.

Ia mengungkapkan bahwa berbagai program kolaborasi telah dilakukannya bersama Rumah Zakat. Sandiaga berharap semua pihak dapat mendukung kerja-kerja Rumah Zakat untuk kemaslahatan umat.

"Kami punya program bersama from mustahik to Muzaki, itu Insya Allah bisa kita kerjasamakan dengan Yayasan Indonesia Setara dan Rocket Youth Entrepreneurship, dan Desa Emas," harapnya menutup pembicaraan.

Acara Public Expose Rumah Zakat Tahun 2026 ini menjadi wadah pertemuan antara dua figur publik yang pernah berkompetisi dalam Pilpres 2019, namun kini menunjukkan sikap saling menghargai dan mendukung dalam kerja-kerja sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga