TransJakarta Minta Maaf: Mesin Tap di Halte CSW Mati 5 Menit Akibat Listrik Padam
Layanan TransJakarta di Halte CSW, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sempat terganggu akibat pemadaman listrik yang menyebabkan mesin tap mati selama sekitar 5 menit. Kejadian ini memicu keluhan dari pelanggan yang mengalami ketidaknyamanan saat hendak menggunakan layanan bus rapid transit tersebut.
Permintaan Maaf Resmi dari TransJakarta
Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, secara resmi menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut. "Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dialami pelanggan di halte CSW karena mesin gate tidak dapat digunakan selama kurang lebih 5 menit, saat listrik padam," ujar Ayu Wardhani dalam keterangan pers pada Kamis, 23 April 2026.
Ayu menegaskan bahwa pihaknya segera melakukan penanganan cepat terhadap masalah tersebut. "Kondisi ini bisa segera ditangani karena kami menggunakan genset, sehingga tidak mengganggu pelayanan kepada pelanggan," tambahnya. Dengan bantuan genset, mesin tap dapat dinyalakan kembali dan layanan normal dapat dipulihkan dalam waktu singkat.
Latar Belakang Pemadaman Listrik di Jakarta
Insiden di Halte CSW terjadi bersamaan dengan pemadaman listrik yang melanda beberapa wilayah di Jakarta. Menurut keterangan dari PLN, gangguan suplai listrik terjadi di sejumlah titik di ibu kota.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, menjelaskan bahwa pemadaman listrik terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di area perkantoran wilayah Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. "Terjadi gangguan suplai listrik yang berdampak di beberapa wilayah Jakarta. PLN fokus lakukan upaya penormalan," jelas Haris Andika.
Dampak dan Respons Cepat TransJakarta
Meskipun hanya berlangsung singkat, matinya mesin tap di Halte CSW sempat mengganggu kelancaran penumpang yang hendak melakukan tap masuk atau keluar. TransJakarta menunjukkan respons cepat dengan:
- Segera mengaktifkan genset sebagai sumber daya listrik cadangan
- Memulihkan fungsi mesin tap dalam waktu 5 menit
- Memberikan penjelasan dan permintaan maaf secara transparan kepada publik
Kejadian ini mengingatkan pentingnya sistem cadangan listrik yang andal di fasilitas publik, terutama di halte-halte transportasi massal yang melayani ribuan penumpang setiap harinya. TransJakarta menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan meminimalisir gangguan operasional di masa depan.



