8 Material Kamar Mandi yang Harus Dihindari Menurut Desainer Interior
8 Material Kamar Mandi yang Harus Dihindari

Waspada Material Kamar Mandi yang Bisa Jadi Bumerang

Kamar mandi telah berevolusi dari sekadar ruang fungsional menjadi area relaksasi dan self-care yang penting di rumah. Banyak pemilik rumah kini berupaya mendesain kamar mandi dengan sentuhan mewah menyerupai fasilitas spa untuk meningkatkan kenyamanan dan nilai estetika. Namun, para ahli desain interior mengingatkan bahwa fokus pada estetika saja tidaklah cukup. Pemilihan material yang keliru justru dapat berubah menjadi masalah serius di masa depan, terutama karena lingkungan kamar mandi yang rentan terhadap kelembapan tinggi.

Bahaya Material Tidak Tahan Lembap

Material yang tidak dirancang untuk kondisi basar atau lembap cenderung cepat rusak, seperti mengalami pelapukan, jamur, atau deformasi. Hal ini tidak hanya mengganggu penampilan kamar mandi tetapi juga memerlukan perbaikan berulang yang membuang waktu dan biaya. Renovasi kamar mandi bisa menjadi investasi yang sia-sia jika material yang digunakan tidak sesuai dengan karakteristik ruangan ini. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan faktor keawetan dan ketahanan terhadap air saat memilih komponen desain.

Rekomendasi dari Para Ahli

Melansir House Beautiful, tiga desainer interior ternama telah mengidentifikasi sejumlah material dan fitur yang sebaiknya dihindari dalam perancangan kamar mandi. Berikut adalah daftar delapan hal yang perlu diperhatikan:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  1. Material kayu yang tidak dilapisi dengan pelindung air secara memadai.
  2. Karpet atau karpet tile yang mudah menyerap kelembapan dan sulit dikeringkan.
  3. Wallpaper konvensional yang rentan terhadap pengelupasan dan pertumbuhan jamur.
  4. Fitur dekoratif dari besi atau logam yang tidak tahan karat.
  5. Lantai keramik dengan permukaan yang terlalu licin saat basah.
  6. Peralatan listrik yang tidak memiliki sertifikasi tahan air atau kelembapan.
  7. Material sintetis murahan yang mudah rusak akibat paparan uap air.
  8. Fitur penyimpanan terbuka yang dapat terpapar cipratan air secara langsung.

Dengan menghindari material-material ini, pemilik rumah dapat menciptakan kamar mandi yang tidak hanya indah tetapi juga fungsional dan tahan lama. Konsultasi dengan profesional desain interior sebelum memulai proyek renovasi sangat disarankan untuk memastikan pilihan yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga