Mengenal Dirty Soda, Tren Minuman Viral dari Amerika
Dirty soda adalah minuman soda yang diberi tambahan sirup rasa, krim, dan berbagai topping seperti buah atau permen. Tren ini berasal dari Amerika Serikat dan menjadi favorit Gen Z karena rasa manis dan tampilannya yang instagramable.
Sejarah dan Asal-Usul Dirty Soda
Dirty soda pertama kali populer di Utah, AS, melalui gerai minuman lokal seperti Swig dan Sodalicious. Minuman ini kemudian menyebar luas berkat media sosial, terutama TikTok, di mana para pengguna membagikan resep dan kreasi mereka.
Bahan-Bahan Utama Dirty Soda
- Soda dasar (biasanya Sprite, Coke, atau root beer)
- Sirup rasa (vanila, stroberi, karamel, dll.)
- Krim atau susu kental manis
- Topping seperti whipped cream, ceri, atau permen
Cara Membuat Dirty Soda di Rumah
- Siapkan gelas berisi es batu.
- Tuangkan soda pilihan Anda hingga setengah gelas.
- Tambahkan 1-2 sendok sirup rasa sesuai selera.
- Tuang krim atau susu kental manis secukupnya.
- Aduk perlahan, lalu tambahkan topping favorit.
Mengapa Dirty Soda Begitu Populer?
Dirty soda menawarkan pengalaman minum yang unik dengan rasa manis dan tekstur creamy. Selain itu, minuman ini mudah dikustomisasi sesuai preferensi pribadi, sehingga cocok untuk eksperimen rasa. Tren ini juga didorong oleh influencer dan selebriti yang mempopulerkannya di media sosial.
Dirty Soda di Indonesia
Di Indonesia, dirty soda mulai dikenal melalui konten kreator di TikTok dan Instagram. Beberapa kafe di Jakarta dan Bandung sudah mulai menyajikan dirty soda dengan sentuhan lokal, seperti menggunakan sirup gula aren atau topping boba. Meski belum sepopuler di Amerika, minuman ini berpotensi menjadi tren baru di kalangan anak muda Indonesia.
Perbedaan Dirty Soda dengan Minuman Soda Biasa
Perbedaan utama terletak pada tambahan sirup, krim, dan topping yang membuat dirty soda lebih kaya rasa dan tampilan. Soda biasa cenderung polos, sementara dirty soda menawarkan variasi rasa dan tekstur yang lebih kompleks.



