Banjir Landa 16 Kecamatan di Bandar Lampung, Satu Warga Meninggal Dunia
Banjir Landa 16 Kecamatan di Bandar Lampung, 1 Warga Meninggal

Banjir Melanda 16 Kecamatan di Bandar Lampung, Satu Warga Meninggal Dunia

Bencana banjir menerjang Kota Bandar Lampung setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mencatat sebanyak 16 kecamatan terdampak banjir yang terjadi sejak Selasa sore, 14 April 2026.

Hujan Deras Picu Banjir dan Korban Jiwa

Menurut Analis Bencana BPBD Provinsi Lampung Wahyu Hidayat, hujan mulai turun dengan intensitas tinggi sekitar pukul 18.30 WIB. Curah hujan yang ekstrem ini menyebabkan sejumlah titik di 16 kecamatan mengalami banjir. Satu warga dilaporkan meninggal dunia akibat kejadian banjir tersebut, disertai dengan laporan tanah longsor di beberapa lokasi.

Kecamatan-kecamatan yang terdampak banjir meliputi:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Kemiling
  • Sukarame
  • Tanjung Karang Barat
  • Panjang
  • Tanjung Karang Timur
  • Teluk Betung Selatan
  • Teluk Betung Utara
  • Rajabasa
  • Tanjung Senang
  • Sukabumi
  • Labuhan Ratu
  • Way Halim
  • Langkapura
  • Enggal
  • Kedamaian
  • Bumi Waras

Tim Gabungan Diterjunkan untuk Evakuasi Warga

Dalam upaya meminimalisasi dampak banjir, tim gabungan dari berbagai instansi segera diterjunkan ke lokasi kejadian. Tim tersebut terdiri dari BPBD Bandar Lampung, Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, serta Palang Merah Indonesia (PMI). Mereka bertugas membantu mengevakuasi warga yang rumahnya terdampak banjir dan memberikan bantuan darurat.

Berdasarkan pantauan dan data yang dihimpun, luapan air di sejumlah titik yang terdampak banjir mencapai ketinggian lebih dari satu meter. Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung selama lebih dari satu jam menjadi pemicu utama banjir yang meluas ini.

Situasi Terkini: Banjir Sudah Surut dan Cuaca Cerah Berawan

Menurut laporan terbaru dari BPBD, situasi di wilayah terdampak telah menunjukkan perbaikan. Banjir ataupun genangan air di lokasi terdampak sudah surut, dan cuaca di Bandar Lampung terpantau cerah berawan. Meskipun demikian, pemantauan dan evaluasi terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan penanganan pasca-bencana.

Kejadian banjir ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bencana, terutama di musim penghujan. Koordinasi antar instansi dan partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam mengurangi risiko dan dampak bencana alam seperti banjir.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga