Bocah 7 Tahun Selamat dari Kecelakaan Maut Mobil Tabrak Gerobak Nasi Goreng di Garut
Sebuah insiden kecelakaan maut yang menggemparkan terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Minggu malam, 12 April 2026. Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil Nissan Grand Livina yang menabrak gerobak nasi goreng dan dua sepeda motor di Jalan Ciledug, Kecamatan Garut Kota.
Korban Tewas dan Kondisi Bocah yang Selamat
Dalam kecelakaan tragis ini, seorang pedagang nasi goreng berusia 58 tahun bernama Cecep dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, tiga orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk seorang anak lelaki berusia 7 tahun yang menjadi sorotan.
Bocah tersebut berhasil selamat dengan kondisi luka ringan dan memar, meskipun dalam rekaman CCTV yang beredar terlihat ia dihantam dengan keras oleh mobil yang melaju oleng. Keberuntungan bocah ini menjadi kabar baik di tengah duka akibat insiden maut tersebut.
Pengakuan Orang Tua melalui Media Sosial
Orang tua dari anak tersebut mengungkapkan kondisi terkini putranya melalui unggahan di media sosial pribadi pada Selasa, 14 April 2026. Dalam keterangannya, sang ibu menulis dengan penuh rasa syukur.
"Bismillah.. Saya ibu dari anak yang ketabrak di video, anak saya yang jadi korban kecelakaan di Jalan Ciledug Garut. Alhamdulillah semuanya dalam keadaan sehat wal'afiat, hanya luka-luka dan memar saja. Mohon do'anya kepada semua teman-teman, semoga kami semua cepat kembali pulih dari trauma dan bisa sehat kembali. Amin," tulis orang tua korban, seperti dilansir dari detikJabar.
Unggahan ini memberikan ketenangan bagi masyarakat yang sebelumnya khawatir dengan nasib bocah tersebut setelah melihat video kecelakaan yang viral.
Kronologi Kecelakaan Menurut Kepolisian
Kasat Lantas Polres Garut, AKP Luky Martono, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Mobil Nissan Grand Livina dengan nomor polisi B 16XX XXX yang dikemudikan oleh MS (57) melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak terkendali menuju arah perempatan Sukadana.
Di lokasi kejadian, mobil oleng ke kiri jalan dan menghantam dua unit sepeda motor serta gerobak nasi goreng yang sedang berada di pinggir jalan. Tabrakan terjadi dengan kekuatan yang sangat besar, mengakibatkan kerusakan parah pada kendaraan dan gerobak yang tertabrak.
"Dari hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh faktor kelalaian pengemudi yang kurang berhati-hati dan melaju dengan kecepatan tinggi," ungkap AKP Luky Martono. Penyidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dan kemungkinan faktor lain yang terlibat.
Dampak dan Harapan Pemulihan
Insiden ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban tewas, Cecep, yang kehilangan pencari nafkah. Sementara itu, keluarga bocah yang selamat berusaha bangkit dari trauma akibat kejadian mengerikan tersebut.
Masyarakat setempat berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan, dengan mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara dan kehati-hatian di jalan raya. Kecelakaan ini juga menjadi pengingat betapa rentannya para pedagang kaki lima yang beraktivitas di pinggir jalan.



