Kecelakaan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi, 14 Tewas dan 84 Luka
Kecelakaan KRL dan Argo Bromo Anggrek, 14 Tewas

Kecelakaan antara CommuterLine (KRL) tujuan Jakarta-Cikarang dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek terjadi pada Senin (27/4/2026) malam di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Insiden ini mengakibatkan sejumlah perjalanan kereta api (KA) dibatalkan.

Korban Jiwa dan Luka

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero, Bobby Rasyidin, menyampaikan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB pada Selasa pagi. Sebanyak 14 orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut, sementara 84 orang lainnya mengalami luka-luka. "Berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia," kata dia dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com.

Dampak Perjalanan

Akibat kecelakaan ini, sejumlah perjalanan kereta api mengalami pembatalan dan keterlambatan. KAI masih melakukan evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab insiden. Penumpang yang terdampak diimbau untuk menghubungi layanan pelanggan KAI untuk informasi lebih lanjut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kecelakaan ini menjadi perhatian publik dan otoritas terkait, mengingat jalur kereta api di Bekasi merupakan salah satu jalur tersibuk di Indonesia. Pihak kepolisian dan PT KAI masih melakukan investigasi untuk menentukan penyebab pasti tabrakan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga