Depok digegerkan dengan kemunculan kawanan rusa di permukiman warga pada dini hari. Peristiwa ini terekam dalam video yang viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warganet.
Kronologi Kemunculan Rusa
Dalam video yang beredar, tampak empat ekor rusa berdiri di tengah jalan yang akan dilalui seorang pemotor yang berboncengan. Saat motor mendekat, salah satu rusa justru mendekati mereka. Perekam video terdengar berkata, "Mau ke mana? Ayo pulang, pulang."
Berdasarkan suara, diketahui ada dua orang dalam video tersebut. Mereka sempat memperbincangkan jenis kelamin rusa-rusa itu. "Lakinya satu. Eh lakinya dua?" ujar orang pertama. "Suami istri sama anaknya nih," timpal orang kedua.
Diduga dari Kabeda
Mereka menduga rusa-rusa itu berasal dari kawasan Kabeda, Beji, Depok, yang dikenal memiliki area pemancingan dan taman. "Emang bukan orang Kabeda dia? Ini warga Kabeda bukan nih?" tanya perekam video seolah berbicara kepada rusa.
Perekam video kemudian mematikan lampu motor dan berusaha mengusir rusa-rusa itu agar kembali ke habitatnya. Namun, rusa-rusa itu tampak kebingungan. Dari arah berlawanan, terlihat seorang pengemudi ojek online (ojol) yang juga berhenti untuk memperhatikan. Pemotor bahkan menuntun motornya sambil terus mengarahkan rusa untuk pulang. "Ayo balik, terus, terus, terus," katanya.
Lokasi dan Waktu Kejadian
Video yang viral menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di area permukiman penduduk kawasan Kabeda, tepatnya di perbatasan antara Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, dengan Depok. Kejadian berlangsung pada pukul 03.00 WIB, Selasa, 12 Mei 2026.
Video itu sontak menjadi perbincangan warganet. Banyak yang bercanda bahwa ada "pintu menuju Narnia" di Depok. Narnia adalah dunia fiktif dalam novel The Chronicles of Narnia karya C.S. Lewis, di mana hewan dapat berbicara dan sihir ada.
Respons Aparat
Informasi mengenai kawanan rusa ini telah mendapat perhatian dari aparat keamanan. Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Tessy Haryati, mengatakan akan meneruskan informasi ini ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). "Nanti kami teruskan ke BKSDA karena kewenangan mereka hewan dilindungi," ujar Tessy saat dihubungi.
Wilayah Depok berada di bawah naungan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, tepatnya Bidang KSDA Wilayah I Bogor. Namun, Kepala Seksi KSDA Wilayah I Bogor, Stephanus Hanny, belum memberikan respons saat dihubungi terkait kemunculan rusa tersebut.



