Polisi menjelaskan kronologi penyiraman air keras terhadap dua pelajar SMA di Parungpanjang, Bogor, Jawa Barat. Peristiwa itu terjadi saat kedua korban dalam perjalanan pulang ke rumah pada Senin (20/4) malam.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan dari kakak kandung salah satu korban yang melaporkan kejadian tersebut, kedua remaja itu pulang sekolah dan sempat nongkrong terlebih dahulu. Setelah selesai nongkrong, mereka hendak pulang dan tiba-tiba disiram air keras oleh orang tidak dikenal.
Kasatres PPA & PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri menyatakan, "Nah tapi kalau dari keterangan pelapor selaku kakak kandung salah satu korban kemarin yang melaporkan, kalau dari versi kakaknya adalah dua anak ini pulang sekolah terus nongkrong dulu."
Kondisi Korban
Korban saat ini masih dalam proses pemulihan di rumah sakit dan belum bisa diperiksa secara intensif. "Korban belum bisa diperiksa masih dalam proses pemulihan di rumah sakit, kita fokusnya pemulihan korban dulu," beber Silfi.
Silfi belum bisa menjelaskan secara rinci luka yang dialami korban, namun diketahui korban mengalami luka pada bagian wajah. "Di bagian wajah (lukanya), kalau parah-nggaknya nanti kan dokter ya yang menyatakan, karena dokter juga belum mengatakan apa-apa," ungkapnya.
Penyelidikan Polisi
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Sejumlah bukti di lokasi tengah dalam penyisiran petugas. "Iya (masih diselidiki), anggota masih di lapangan," pungkas Silfi.
Peristiwa penyiraman air keras ini menambah daftar kasus kekerasan di wilayah Bogor. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan segera melapor jika melihat hal mencurigakan.



