Sekuriti RS Duren Sawit Ditodong Pistol Saat Pergoki Komplotan Maling Motor
Sekuriti RS Ditodong Pistol Saat Pergoki Maling Motor

Sekuriti RS Duren Sawit Diancam Pistol Saat Pergoki Aksi Pencurian Motor

Sebuah aksi pencurian sepeda motor (curanmor) yang melibatkan ancaman senjata api terjadi di area parkir Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Petugas keamanan rumah sakit harus berhadapan dengan pelaku yang menodongkan pistol saat aksi kriminal tersebut terbongkar.

Kronologi Kejadian yang Mencekam

Insiden ini berlangsung pada hari Minggu, 12 April 2026, sekitar pukul 13.27 WIB. Syaipul (38), petugas keamanan RSIA, sedang bertugas ketika melihat aktivitas mencurigakan di area parkir. "Awalnya saya melihat ada yang mencurigakan saat pengambilan motor. Ketika saya dekati, pelaku langsung menodongkan pistol," tutur Syaipul seperti dilansir dari Antara.

Dari rekaman CCTV yang beredar di media sosial, terlihat jelas momen menegangkan ketika pelaku mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya ke petugas keamanan. Aksi ini terjadi setelah Syaipul meneriaki dan mendekati pelaku yang sedang berusaha mencuri sepeda motor.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Modus Operandi Komplotan Curanmor

Berdasarkan investigasi awal, komplotan ini diduga terdiri dari empat orang dengan pembagian peran yang terorganisir:

  • Dua pelaku masuk ke area parkir rumah sakit untuk melakukan pencurian
  • Dua pelaku lainnya berjaga di luar untuk mengawasi situasi dan mengantisipasi gangguan

Dalam rekaman CCTV, terlihat dua pelaku merusak kunci motor menggunakan kunci letter T sebelum berhasil membawa kabur kendaraan tersebut. Motor yang menjadi korban adalah Honda BeAt milik seorang pasien yang sedang berobat di rumah sakit.

"Pelaku menodongkan pistol, terus pelaku melarikan diri dengan membawa motor Beat punya pasien. Pelaku yang beraksi masuk ke dalam dua orang dan diduga dua orang lagi menunggu di luar," jelas Syaipul lebih lanjut.

Respons Kepolisian dan Investigasi Berjalan

Aparat kepolisian dari Polsek Duren Sawit dan Polres Metro Jakarta Timur telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) segera setelah laporan diterima. Beberapa langkah investigasi yang telah dilakukan meliputi:

  1. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk petugas keamanan yang menjadi korban ancaman
  2. Pengamanan rekaman CCTV sebagai barang bukti penting
  3. Penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas pelaku dan jaringan kriminalnya

Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya dalam menangani kasus ini. "Untuk kasus ini kami masih melakukan penyelidikan secara maksimal," ujarnya. Hingga saat ini, keempat pelaku masih dalam pengejaran petugas.

Imbauan Keamanan untuk Masyarakat

Menyikapi kejadian ini, pihak kepolisian memberikan imbauan penting kepada masyarakat:

  • Tingkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan di area publik, termasuk rumah sakit
  • Segera laporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar kepada pihak berwajib
  • Perhatikan sistem pengamanan kendaraan pribadi dengan lebih ketat

Kasus ini menyoroti pentingnya sistem keamanan yang lebih ketat di fasilitas publik, terutama rumah sakit yang sering menjadi target aksi kriminal mengingat banyaknya pengunjung dan pasien yang datang. Ancaman senjata api yang digunakan pelaku juga menambah tingkat bahaya dari aksi pencurian ini, yang tidak hanya merugikan secara materi tetapi juga membahayakan keselamatan jiwa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga