Gudang Bandar Narkoba Dibakar Warga Usai Digerebek Polisi, Ini Kata Polda Riau
Gudang Bandar Narkoba Dibakar Warga Usai Digerebek Polisi

Rokan Hilir - Sebuah gudang yang diduga milik bandar narkoba di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, dibakar oleh sekelompok warga setelah polisi melakukan penggerebekan di lokasi tersebut. Aksi pembakaran ini terjadi pada Jumat (8/5) malam, menyusul penangkapan seorang terduga pelaku berinisial RP di Jalan Rambutan, Kecamatan Rantau Kopar.

Penangkapan dan Penggerebekan

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Putu Yudha Prawira, mengungkapkan bahwa penangkapan RP dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait maraknya peredaran sabu di kawasan tersebut. Tim kemudian bergerak dan melakukan penangkapan di sebuah gudang yang dilengkapi CCTV di sejumlah sudut lokasi.

Dalam penggeledahan yang disaksikan ketua RT setempat, polisi menemukan barang bukti berupa satu bungkus plastik besar bekas, alat hisap sabu (bong), serta sejumlah uang tunai yang diduga hasil penjualan narkotika.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dukungan Masyarakat Berujung Pembakaran

Saat penggerebekan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB, masyarakat justru memberikan dukungan penuh kepada petugas. Warga berbondong-bondong mendatangi lokasi karena merasa selama ini aktivitas di tempat tersebut meresahkan. Namun, setelah polisi meninggalkan lokasi, massa yang masih berkumpul diduga terprovokasi hingga akhirnya melakukan pembakaran terhadap gudang tersebut.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, menyatakan bahwa pihaknya memahami keresahan masyarakat terhadap peredaran narkoba. "Kami melihat ada harapan dan dukungan masyarakat agar lingkungan mereka bersih dari narkoba," ujarnya.

Imbauan Polda Riau

Kombes Pandra menegaskan bahwa peristiwa di Rantau Kopar berbeda dengan kejadian sebelumnya di Panipahan. "Di sini masyarakat sejak awal mendukung langkah kepolisian. Karena itu kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga suasana tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh provokasi," tutupnya.

Polda Riau berharap dukungan masyarakat kepada kepolisian dapat diwujudkan dengan cara-cara yang baik, tertib, dan tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Semangat yang sama, yaitu ingin menyelamatkan lingkungan dan generasi muda dari bahaya narkoba, harus disalurkan secara positif.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga