Peringatan Hari Bumi Sedunia 2026 yang mengusung tema 'Our Power, Our Planet' menjadi momentum bagi PTPN Group untuk menggelar aksi penanaman pohon bertajuk 'One Man One Tree'. Inisiatif ini menggerakkan seluruh karyawan untuk menanam minimal satu pohon di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Komitmen Lingkungan PTPN Group
Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Denaldy Mulino Mauna menyatakan bahwa langkah ini tidak hanya fokus pada pemulihan lingkungan, tetapi juga memperkuat ekosistem perkebunan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yaitu PTPN Hijau, yang memprioritaskan konservasi sumber daya alam serta pelestarian keanekaragaman hayati.
“Program penanaman pohon ini sekaligus memperkuat komitmen perusahaan untuk rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) dalam pemenuhan kewajiban sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) sebagai indikator bahwa operasional perkebunan khususnya sawit telah memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan,” papar Denaldy.
Hasil Penanaman Pohon
Denaldy menjelaskan, bersama Sub Holding PTPN I, PTPN IV, dan PT SGN, program penanaman pohon yang merupakan bagian dari TJSL PTPN Group hingga tahun 2026 telah berhasil menanam sedikitnya 142.400 pohon sejak 2024. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah, mahasiswa, dan kelompok masyarakat.
“Guna memastikan dampak yang optimal, pemilihan jenis vegetasi disesuaikan dengan kebutuhan ekologi serta potensi sosio-ekonomi di masing-masing wilayah operasional,” terangnya.
Jenis Tanaman dan Lokasi Strategis
Ragam tanaman yang ditanam mencakup kategori konservasi seperti Pinus, Damar, Mahoni, Cendana, Bayur, Jamblang, Kiara Payung, Cemara, dan Ketapang untuk penguatan ekosistem. Selain itu, tanaman produktif seperti Alpukat, Nangka, Durian, Jambu, dan Aren yang bernilai ekonomi bagi masyarakat juga ditanam.
“Aksi penanaman ini diprioritaskan pada lokasi strategis, meliputi Daerah Aliran Sungai (DAS), rehabilitasi lahan kritis, hingga penghijauan di area publik,” ucap Denaldy.
Sinergi Bisnis dan Pelestarian Alam
Denaldy menyampaikan bahwa penanaman pohon merupakan bagian kesatuan dari seluruh gerak proses bisnis yang dilakukan PTPN Group. “Pertumbuhan bisnis harus berjalan selaras dengan upaya pelestarian alam. Oleh karena itu, setiap langkah perusahaan tidak hanya berorientasi pada produktivitas dan kinerja usaha, tetapi juga pada keberlanjutan ekosistem, serta peningkatan kualitas lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan,” tutup Denaldy.



