Driver Gojek Dukung Nadiem di Sidang: Bapak Pahlawan Ekonomi Saya
Driver Gojek Dukung Nadiem: Bapak Pahlawan Ekonomi Saya

Suasana berbeda terlihat di halaman Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu, 13 Mei 2026. Di tengah agenda sidang tuntutan kasus dugaan korupsi chromebook dan chrome device management (CDM), mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, justru disambut hangat oleh sejumlah pengemudi Gojek. Begitu tiba di lokasi, Nadiem menghampiri para pengemudi yang sudah menunggu kedatangannya. Percakapan singkat yang awalnya terdengar santai perlahan berubah menjadi haru.

Dukungan Emosional dari Para Mitra

“Kalian semua di belakangku. Kemarin itu utusan Bapak aku ngerasa banget, kayak ada tangan kalian di pundak aku, kayak bikin aku kuat banget di situ,” kata Nadiem kepada para pengemudi. Ucapan itu langsung disambut oleh salah satu pengemudi Gojek yang mengaku hidupnya berubah sejak bergabung menjadi mitra. “Pak Nadiem buat saya, Bapak pahlawan ekonomi saya, Pak. Semenjak saya dari pangkalan ojek, di pangkalan itu saya utang rokok saja enggak dipercaya,” ujar pengemudi tersebut.

Ia lalu bercerita bahwa kehidupannya perlahan berubah setelah bergabung dengan Gojek. Jika dulu sekadar berutang kecil saja sulit dipercaya, kini ia bahkan mampu mencicil rumah. “Setelah Bapak angkat derajat saya, saya ngutang rumah pun bisa sekarang. Makasih Pak Nadiem,” lanjutnya. Dukungan kepada Nadiem pun terus mengalir. Pengemudi itu menegaskan akan tetap berada di belakang mantan bos Gojek tersebut, apa pun yang terjadi dalam proses hukum yang sedang berjalan. “Pak Nadiem adalah pahlawan ekonomi saya, itu intinya. Jadi apa pun yang terjadi, saya tetap mendukung pahlawan saya. Semangat ya Pak, jaga kesehatan,” katanya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Cerita Driver Berangkat Umrah Berkat Gojek

Percakapan semakin emosional ketika pembahasan beralih soal program umrah bagi mitra pengemudi Gojek. “Iya, dapat ya, ada berapa yang dapat?” tanya Nadiem. “Sisa 72 sekarang. Berkat Pak Nadiem juga ada Gojek, kita bisa berangkat umrah. Semuanya ini dapat apresiasi Pak Nadiem,” jawab salah satu pengemudi. Bagi sebagian pengemudi, kesempatan berangkat ke Tanah Suci bahkan sebelumnya tak pernah terbayangkan. “Kalau enggak di Gojek, enggak mungkin bisa umrah, Pak. Aku doain dari sini,” ungkap seorang pengemudi. “Sama-sama. Saya juga terharu,” jawab Nadiem singkat. “Berkat Pak Nadiem, mimpinya saja nggak pernah, Pak,” sambung pengemudi lainnya.

Sidang lanjutan tersebut beragendakan pemeriksaan terdakwa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) tahun 2019–2022. Dalam persidangan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum menuntut Nadiem Makarim dengan hukuman 18 tahun penjara serta uang pengganti sebesar Rp5,6 triliun. Namun, di tengah proses hukum yang berat, dukungan dari para mitra Gojek menjadi semangat tersendiri bagi Nadiem.

Para pengemudi yang hadir tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga mengungkapkan rasa terima kasih atas perubahan hidup yang mereka rasakan. Mereka menganggap Nadiem sebagai pahlawan ekonomi yang telah mengangkat derajat mereka. Kehadiran Gojek telah membuka peluang ekonomi baru bagi ribuan pengemudi di seluruh Indonesia, dan momen di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjadi bukti nyata betapa besar dampak positif yang dirasakan oleh para mitra.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga