Media sosial kembali diramaikan dengan unggahan yang mengklaim adanya pendaftaran untuk seleksi petugas haji tahun 2026. Unggahan tersebut muncul pada pertengahan April 2026 dan menyebutkan bahwa seleksi ini diselenggarakan oleh Kementerian Haji Indonesia.
Modus Penipuan Mengatasnamakan Kementerian Haji
Dalam unggahan tersebut, disebutkan pula syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh mereka yang tertarik mendaftar. Bagi yang berminat, diminta untuk mengeklik tautan yang disematkan. Namun, perlu diwaspadai bahwa narasi ini terindikasi sebagai modus penipuan atau hoaks.
Jangan Klik Tautan Mencurigakan
Masyarakat diimbau untuk tidak mengeklik tautan yang disematkan dalam unggahan tersebut. Tautan tersebut kemungkinan besar mengarah ke situs phishing yang dapat mencuri data pribadi atau menyebarkan malware. Pastikan untuk selalu memverifikasi informasi resmi melalui kanal komunikasi resmi Kementerian Agama Republik Indonesia.
Informasi mengenai rekrutmen petugas haji biasanya diumumkan melalui situs web resmi dan media sosial resmi Kementerian Agama. Jangan mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu.
Jika menemukan unggahan serupa, segera laporkan ke pihak berwenang atau platform media sosial agar dapat ditindaklanjuti. Tetap waspada dan jangan sampai menjadi korban penipuan.



