Sejumlah negara dari berbagai kawasan dunia, mulai dari Asia, Eropa, hingga Amerika Latin, mengecam keras tindakan Israel yang mencegat armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang sedang menuju Gaza. Yordania bersama Indonesia, Spanyol, Pakistan, Brasil, Bangladesh, Turkiye, Kolombia, Libya, dan Maladewa dilaporkan telah mengeluarkan pernyataan bersama yang mengutuk tindakan Israel terhadap armada sipil tersebut pada Selasa (19/5/2025).
Pernyataan Bersama dari Yordania dan Sekutu
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Kementerian Luar Negeri Yordania salah satunya lewat X, negara-negara tersebut “mengecam dengan sangat keras serangan terbaru Israel terhadap Global Sumud Flotilla”. Mereka menyebut Global Sumud Flotilla sebagai inisiatif kemanusiaan sipil damai untuk menarik perhatian dunia terhadap penderitaan kemanusiaan rakyat Palestina di Gaza.
Kronologi Pencegatan
Sebelumnya, Israel menyergap kapal Global Sumud Flotilla meskipun berada di laut internasional. Armada tersebut membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza yang telah lama mengalami blokade dan kesulitan akses terhadap kebutuhan dasar. Tindakan Israel ini memicu kemarahan internasional dan dianggap melanggar hukum laut serta prinsip-prinsip kemanusiaan.
Negara-negara yang tergabung dalam pernyataan bersama tersebut menuntut Israel untuk segera menghentikan tindakan agresifnya dan memberikan akses penuh bagi bantuan kemanusiaan ke Gaza. Mereka juga mendesak komunitas internasional untuk mengambil tindakan tegas guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.
Kecaman ini menambah daftar panjang protes internasional terhadap kebijakan Israel di wilayah Palestina, khususnya di Gaza. Situasi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk akibat blokade yang berkepanjangan, dan upaya seperti Global Sumud Flotilla menjadi salah satu cara untuk menyoroti kondisi tersebut.



