Pangkalan Militer Kolombia Diserang Bom, Satu Orang Terluka
Pangkalan Militer Kolombia Diserang Bom, 1 Terluka

Sebuah serangan bom terjadi di pangkalan militer di kota Cali, Kolombia, yang mengakibatkan satu orang mengalami luka-luka. Insiden ini memicu kekhawatiran baru akan meningkatnya kekerasan menjelang pemilihan presiden yang dijadwalkan pada 31 Mei mendatang.

Kronologi Serangan

Menurut laporan AFP pada Sabtu, 25 April 2026, wartawan di lokasi kejadian melihat sebuah bus yang hangus terbakar hanya beberapa meter dari pangkalan militer tersebut. Tentara segera dikerahkan di sekitar area dan jalan-jalan ditutup saat petugas polisi tiba di tempat kejadian. Sebuah sumber militer mengungkapkan bahwa dua alat peledak dilemparkan ke arah pangkalan, namun satu di antaranya tidak meledak.

Dugaan Pelaku

Tentara Kolombia mencurigai para pembangkang dari kelompok gerilya FARC yang telah dibubarkan sebagai dalang di balik serangan ini. Sisa-sisa FARC yang menolak kesepakatan damai tahun 2016 dengan pemerintah dinilai aktif berupaya mengganggu perundingan damai yang saat ini macet dengan pemerintahan Presiden Gustavo Petro yang berhaluan kiri.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Latar Belakang Konflik

Cali, sebagai kota terbesar ketiga di Kolombia, kerap menjadi sasaran kelompok bersenjata yang memperebutkan rute perdagangan narkoba menuju Samudra Pasifik. Praktik penculikan dan pemerasan merupakan hal yang lazim terjadi di wilayah tersebut. Serangan terbaru ini menambah daftar panjang kekerasan yang melanda negara itu di tengah ketidakpastian politik menjelang pemilu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga