Penembakan massal kembali terjadi di Meksiko, menewaskan 10 orang termasuk enam anggota satu keluarga. Insiden ini menjadi kekerasan terbaru di negara yang bersiap menjadi tuan rumah Piala Dunia mulai bulan depan.
Kronologi Penembakan
Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah rumah di kota Tehuitzingo, sekitar 200 kilometer selatan Mexico City. Pemerintah negara bagian Puebla mengonfirmasi bahwa enam pria, tiga wanita, dan seorang anak di bawah umur menjadi korban.
Jaksa setempat melaporkan bahwa sembilan orang tewas di lokasi kejadian akibat luka tembak, sementara seorang wanita meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
Penyelidikan Awal
Jaksa penuntut negara bagian Puebla, Idamis Pastor, menyatakan bahwa penyelidikan awal mengarah pada motif keluarga. "Teori kerja kami adalah bahwa ini adalah masalah keluarga," ujarnya. Dari 10 korban, enam merupakan anggota satu keluarga, dan empat lainnya adalah pekerja.
Motif pasti dari kejahatan ini masih belum jelas dan sedang dalam penyelidikan lebih lanjut.
Pengamanan Lokasi
Pihak berwenang telah mengerahkan tentara, anggota Garda Nasional, dan petugas polisi ke lokasi kejadian untuk mengamankan area dan melakukan investigasi.
Penembakan massal ini menambah daftar panjang kekerasan bersenjata di Meksiko, yang kini menjadi sorotan menjelang perhelatan Piala Dunia 2026.



