Tagihan Ganda XL Satu, Auto Debet dan Pembayaran Manual Ditarik Bersamaan
Tagihan Ganda XL Satu, Auto Debet dan Bayar Manual Bersamaan

Tagihan Ganda XL Satu: Auto Debet dan Pembayaran Manual Ditarik Bersamaan

Seorang pelanggan setia XL Satu, Henry, melaporkan pengalaman tidak mengenakkan terkait tagihan ganda yang dialaminya. Henry adalah pengguna layanan XL Satu (dulu Firstmedia) dengan nomor pelanggan 10785131. Pada awal Maret 2026, ia dihubungi petugas XL Satu dan diberi tahu bahwa layanan Firstmedia yang dimilikinya akan beralih ke XL Satu. Petugas juga menyebutkan bahwa mekanisme pembayaran tagihan melalui auto debet kartu kredit tidak bisa lagi dilakukan.

Berdasarkan informasi tersebut, Henry melakukan pembayaran manual melalui virtual account Mandiri untuk tagihan bulan Maret dan April sebesar Rp569.430,00. Namun, saat mengecek tagihan kartu kredit, ia mendapati bahwa kartu kreditnya tetap didebet untuk tagihan bulan yang sama. Artinya, terjadi pembayaran ganda: satu secara manual dan satu lagi melalui auto debet.

Henry segera mengirimkan email ke xlsatucs@xlsmart.co.id dengan menyertakan bukti screenshot pembayaran manual dan bukti auto debet kartu kredit. Namun, pihak XL Satu justru menyatakan bahwa tagihan bulan Maret dan April sudah dianggap lunas dan dana tidak bisa dikembalikan. Henry pun menghubungi XLCARE yang berjanji akan membuat tiket keluhan dan melakukan pengecekan. Beberapa saat kemudian, ia menerima dua email: yang pertama berisi nomor tiket laporan, dan yang kedua menyatakan bahwa masalah telah selesai. Padahal, dana sebesar Rp569.430,00 belum dikembalikan ke rekening Henry.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Hingga berita ini diturunkan, keluhan Henry belum mendapatkan tanggapan yang memuaskan dari pihak terkait. Ia berharap XL Satu segera mengembalikan dana yang telah dibayarkan dua kali dan memperbaiki sistem pembayaran agar kejadian serupa tidak terulang.

Kronologi Kejadian

  • Awal Maret 2026: Henry dihubungi petugas XL Satu dan diberi tahu bahwa auto debet tidak bisa lagi digunakan.
  • Henry membayar tagihan Maret dan April secara manual melalui virtual account Mandiri sebesar Rp569.430.
  • Kartu kredit Henry tetap didebet untuk tagihan yang sama, menyebabkan pembayaran ganda.
  • Henry melaporkan ke email XL Satu dan XLCARE, tetapi dana belum dikembalikan.
  • XL Satu menutup tiket keluhan tanpa menyelesaikan masalah.

Harapan Pelanggan

Henry berharap XL Satu segera mengembalikan dana yang telah dibayarkan dua kali. Ia juga meminta agar sistem auto debet dan pembayaran manual diintegrasikan dengan baik sehingga tidak terjadi duplikasi pembayaran di masa depan. Selain itu, proses penanganan keluhan diharapkan lebih transparan dan responsif.

Kasus ini menjadi pengingat bagi penyedia layanan untuk selalu memperbaiki sistem dan komunikasi dengan pelanggan, terutama saat terjadi migrasi layanan. Pelanggan juga disarankan untuk selalu memeriksa tagihan secara berkala dan menyimpan bukti pembayaran sebagai antisipasi jika terjadi masalah serupa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga