Uni Eropa telah menetapkan regulasi baru yang mewajibkan semua ponsel yang dijual di kawasan tersebut memiliki baterai yang mudah dilepas dan diganti oleh pengguna. Kebijakan ini mulai berlaku pada tahun 2027, berdasarkan undang-undang yang telah disahkan oleh Parlemen Eropa pada tahun 2023 lalu.
Latar Belakang Regulasi
Peraturan ini bertujuan untuk mengurangi limbah elektronik dan memperpanjang umur pakai perangkat. Dengan baterai yang mudah diganti, konsumen tidak perlu mengganti seluruh ponsel hanya karena baterai rusak. Hal ini juga mendorong produsen untuk merancang perangkat yang lebih ramah lingkungan.
Dampak bagi Produsen
Produsen ponsel harus menyesuaikan desain produk mereka agar memenuhi persyaratan baru ini. Proses melepas dan mengganti baterai harus relatif mudah dilakukan tanpa alat khusus atau dengan alat sederhana. Peraturan ini berlaku untuk semua perangkat seluler yang dijual di negara-negara anggota Uni Eropa.
Negara Anggota Uni Eropa
Negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa meliputi Austria, Belanda, Belgia, Bulgaria, Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Jerman, Hongaria, dan masih banyak lagi. Regulasi ini akan berdampak signifikan pada pasar ponsel global karena banyak produsen besar menjual produk mereka di kawasan ini.
Reaksi Industri
Beberapa produsen telah mulai mengantisipasi perubahan ini dengan merancang ponsel modular atau menggunakan sistem perekat yang lebih mudah dilepas. Namun, ada juga kekhawatiran bahwa desain yang lebih mudah dibongkar dapat mengurangi ketahanan air atau estetika perangkat. Meskipun demikian, Uni Eropa menegaskan bahwa regulasi ini tetap harus dipatuhi.
Dengan langkah ini, Uni Eropa berharap dapat mendorong industri menuju praktik yang lebih berkelanjutan dan memberikan hak lebih besar kepada konsumen untuk memperbaiki perangkat mereka sendiri.



