Fakta di Balik Narasi Prabowo Menangis Soal Program Makan Bergizi Gratis
Fakta Narasi Prabowo Menangis Soal Program Makan Gratis

Fakta di Balik Narasi Viral Prabowo Menangis Soal Program Makan Bergizi Gratis

Di media sosial, beredar narasi yang mengklaim Presiden Prabowo Subianto menangis setelah dituding menghamburkan uang negara untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Narasi ini disertai dengan foto yang menunjukkan Prabowo menunduk dan menyeka wajahnya menggunakan sapu tangan, menciptakan kesan emosional yang kuat di kalangan netizen.

Asal Muasal Narasi yang Menyebar Cepat

Berdasarkan penelusuran mendalam dari Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut pertama kali dibagikan oleh beberapa akun Facebook pada tanggal 13 April 2026. Akun-akun tersebut memposting konten dengan klaim bahwa Prabowo menangis sebagai respons atas tuduhan pemborosan dana negara untuk program MBG. Penyebaran narasi ini terjadi dengan cepat, memanfaatkan sentimen publik terhadap isu anggaran dan kebijakan sosial pemerintah.

Namun, setelah dilakukan verifikasi fakta secara menyeluruh, tim menemukan bahwa narasi ini perlu diluruskan. Foto yang digunakan dalam narasi tersebut ternyata diambil dari konteks yang berbeda sama sekali, tidak terkait dengan program Makan Bergizi Gratis atau tuduhan apapun mengenai pengelolaan keuangan negara.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Analisis Detail dari Tim Cek Fakta

Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan investigasi dengan langkah-langkah berikut untuk mengungkap kebenaran di balik narasi viral ini:

  • Pertama, penelusuran sumber asli foto menunjukkan bahwa gambar tersebut berasal dari acara resmi beberapa bulan sebelumnya, di mana Prabowo menunjukkan ekspresi emosional dalam konteks yang sama sekali berbeda, seperti mendengarkan cerita inspiratif atau menyaksikan pertunjukan seni.
  • Kedua, tidak ada bukti atau laporan resmi yang mendukung klaim bahwa Prabowo pernah dituding secara langsung menghamburkan uang untuk program MBG, apalagi sampai menyebabkan tangisan. Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan inisiatif pemerintah yang dirancang untuk meningkatkan gizi anak-anak dan keluarga kurang mampu, dengan anggaran yang telah melalui proses pengawasan ketat.
  • Ketiga, narasi ini tampaknya sengaja dibuat untuk memanipulasi opini publik, dengan menggabungkan foto emosional yang tidak berkaitan dengan isu anggaran, sehingga menciptakan persepsi negatif yang tidak berdasar terhadap kepemimpinan dan kebijakan Prabowo.

Dengan demikian, masyarakat diimbau untuk selalu kritis dan memverifikasi informasi sebelum membagikannya, guna mencegah penyebaran berita palsu yang dapat merusak reputasi dan stabilitas sosial.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga