Presiden Prabowo Subianto secara resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Sebagai penggantinya, Wakil Kepala BGN Nanik Deyang diangkat untuk memimpin badan yang mengelola program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pernyataan Nanik Deyang Usai Ditunjuk
Menanggapi penunjukannya, Nanik Deyang menyatakan bahwa dirinya menerima amanah dan tanggung jawab yang sangat besar. "Terima kasih banyak atas ucapan selamat dan doanya. Ini amanah dan tanggung jawab yang amat sangat besar serta berat buat saya," ujar Nanik kepada wartawan, Rabu (3/6), dikutip dari detik.com.
Nanik berkomitmen untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan gizi terbaik melalui program MBG. Ia juga berupaya membangkitkan ekonomi rakyat melalui program tersebut. "Untuk memastikan anak-anak Indonesia dapat gizi terbaik, serta membangkitkan ekonomi rakyat," kata perempuan yang juga dikenal sebagai pendukung Prabowo saat Pilpres lalu.
Permintaan Dukungan Masyarakat
Nanik tidak lupa meminta dukungan dari masyarakat. Ia berharap dapat menjalankan tugas dengan baik dan lancar. "Mohon dukungan dan doanya saya bisa menjalankan tugas dengan baik dan lancar. Semoga doa baiknya dibalas oleh Allah SWT," katanya.
Latar Belakang Pencopotan
Sebelumnya, Presiden Prabowo memutuskan mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN. Selain Dadan, dua wakil kepala BGN yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya juga dicopot. Pengumuman pencopotan disampaikan langsung di Istana Presiden oleh Mensesneg Prasetyo Hadi, didampingi Seskab Letkol TNI Teddy Indra Wijaya dan Kabakom M Qodari, Selasa (2/6) malam.
Prasetyo menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah Presiden meninjau dan mengevaluasi kinerja para pimpinan BGN. Adapun pimpinan baru BGN adalah Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, dengan wakil Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono.
Penggeledahan Kantor BGN
Setelah pencopotan, Dadan Hindayana menjadi sorotan publik menyusul penggeledahan kantor BGN oleh Tim Pidana Khusus Kejaksaan Agung pada hari ini, Rabu (3/6). Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait hasil penggeledahan tersebut.
Dengan perubahan kepemimpinan ini, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran, serta memberikan manfaat optimal bagi anak-anak Indonesia dan perekonomian rakyat.



