Pentagon Rilis 160 Dokumen Rahasia UFO, Termasuk Laporan dari 1947
Pentagon Rilis 160 Dokumen Rahasia UFO dari 1947

Jakarta - Pentagon akhirnya merilis dokumen rahasia yang berisi dokumentasi laporan penampakan objek terbang tak dikenal atau UFO. Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, dalam pernyataan resmi yang dikutip dari kantor berita AFP pada Jumat (8/5/2026), mengatakan bahwa berkas-berkas yang selama ini tersembunyi di balik status klasifikasi rahasia telah lama memicu spekulasi yang beralasan. "Sudah saatnya rakyat Amerika melihatnya sendiri," ujar Hegseth.

Isi Dokumen yang Dirilis

Lebih dari 160 berkas dirilis pada hari Jumat di situs web Departemen Pertahanan. Dalam dokumen tersebut, UFO secara resmi disebut sebagai 'Unidentified Anomalous Phenomena' atau fenomena anomali tak teridentifikasi (UAP). Salah satu berkas yang berasal dari Desember 1947 berisi serangkaian laporan tentang 'piring terbang'. Sebuah laporan intelijen Angkatan Udara yang berstatus 'sangat rahasia' dari November tahun berikutnya memuat informasi tentang penampakan 'pesawat tak dikenal' dan 'piring terbang'.

Insiden Tahun 2023

Berkas lainnya mendokumentasikan insiden yang terjadi pada tahun 2023. Dalam insiden tersebut, tiga tim agen khusus penegak hukum federal secara independen mendeskripsikan melihat 'bola oranye di langit yang memancarkan atau meluncurkan bola merah yang lebih kecil'.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Perintah Trump

Presiden AS Donald Trump pada bulan Februari lalu memerintahkan badan-badan federal untuk mulai mengidentifikasi dan merilis dokumen pemerintah terkait UFO dan alien. Langkah ini diambil, menurut Trump, "berdasarkan minat yang sangat besar yang ditunjukkan masyarakat." Pada hari yang sama saat mengeluarkan perintah tersebut, Trump juga mengklaim bahwa mantan Presiden Barack Obama telah mengungkapkan informasi 'rahasia' dalam komentar podcast yang viral mengenai keberadaan kehidupan luar angkasa.

Dalam podcast bersama pembawa acara Brian Tyler Cohen, Obama mengatakan, "Mereka nyata, tapi saya belum pernah melihat mereka dan mereka tidak disimpan di... Area 51," merujuk pada fasilitas militer AS yang sangat rahasia di Nevada yang menjadi pusat teori konspirasi UFO. Trump kemudian menanggapi, "Memberikan informasi rahasia, dia tidak seharusnya melakukan itu. Saya tidak tahu apakah mereka nyata atau tidak," imbuhnya.

Konteks dan Penelitian Sebelumnya

Hingga saat ini, belum ada bukti yang meyakinkan mengenai adanya kehidupan cerdas di luar Bumi. Namun, minat terhadap UFO kembali meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring pemerintah AS menyelidiki berbagai laporan tentang pesawat yang tampak 'supernatural'. Kekhawatiran juga muncul bahwa pihak lawan mungkin sedang menguji teknologi yang sangat canggih.

Pada Maret 2024, Pentagon pernah merilis laporan yang menyatakan bahwa mereka tidak memiliki bukti bahwa UAP adalah teknologi alien. Banyak penampakan yang mencurigakan ternyata hanyalah balon cuaca, pesawat mata-mata, satelit, dan aktivitas normal lainnya. Meski demikian, rilis dokumen terbaru ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak informasi kepada publik.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga