Indosat Siapkan Jaringan untuk 14 Juta Pemudik, Ini Strateginya Agar Internet Stabil
Indosat Siapkan Jaringan untuk 14 Juta Pemudik

Indosat Siapkan Jaringan untuk 14 Juta Pemudik, Ini Strateginya Agar Internet Stabil

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) telah memastikan kesiapan jaringan telekomunikasi mereka untuk menghadapi lonjakan trafik komunikasi dan data selama periode mudik Lebaran tahun 2026. Perusahaan memprediksi sekitar 14 juta pelanggan mereka akan melakukan perjalanan mudik pada momen penting ini, menciptakan tantangan besar dalam menjaga kualitas layanan.

Penguatan Infrastruktur di Jalur Utama

Operator seluler ini telah melakukan penguatan dan optimalisasi jaringan di lebih dari 75 jalur mudik utama serta 790 Point of Interest (POI) strategis yang tersebar di seluruh Indonesia. POI mencakup lokasi-lokasi dengan mobilitas tinggi seperti terminal, stasiun, rest area, pusat perbelanjaan, dan kawasan tujuan mudik lainnya.

"Diperkirakan ada 14 juta pelanggan yang akan mudik. Jadi, itu adalah tanggung jawab yang besar bagi kami," ujar SVP Head of Network Operations IOH, Raden Tofan, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Ekspansi Jangkauan dan Persiapan Rute Darat

Tofan menjelaskan bahwa penambahan POI terjadi seiring dengan perluasan jangkauan sinyal Indosat melalui pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang masif. "Kita tambah jangkauan POI karena dalam bulan terakhir itu kita bahkan hampir 1.500 site baru sehingga jangkauan lebih luas," tuturnya.

Untuk pemudik yang menggunakan jalur darat, Indosat telah menyiapkan 77 rute yang mencakup jalan tol, non-tol, dan jalur kereta api dengan total panjang mencapai 8.000 kilometer. Persiapan ini dilakukan untuk memastikan konektivitas tetap optimal selama perjalanan panjang.

Strategi Pemantauan dan Teknologi Pendukung

Penguatan jaringan dilakukan melalui beberapa pendekatan strategis:

  • Peningkatan kapasitas jaringan untuk menangani volume data yang lebih besar
  • Optimalisasi kualitas layanan di titik-titik kritis
  • Pemantauan jaringan 24 jam penuh selama periode mudik
  • Penerapan teknologi kecerdasan artifisial (AI) melalui aplikasi Sahabat AI
  • Sistem perlindungan Anti-Spam & Anti-Scam untuk keamanan pengguna

Ramadan sebagai Periode Krusial

Bulan Ramadan menjadi periode yang sangat penting bagi operator telekomunikasi. Selain peningkatan aktivitas komunikasi tradisional seperti video call dan pesan instan selama sahur dan berbuka puasa, terjadi juga lonjakan signifikan dalam transaksi digital dan konsumsi konten online.

Kondisi ini membuat kesiapan infrastruktur menjadi prioritas utama bagi Indosat. Dengan persiapan yang matang, perusahaan berharap dapat menjaga stabilitas koneksi internet bagi jutaan pelanggan yang melakukan perjalanan mudik maupun yang tetap berada di tempat tinggal mereka selama periode Lebaran.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga